Serangan Iran ke UEA Tewaskan Empat Warga Asing di Dubai

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Mar 2026, 07:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Dubai, 1 Maret (Xinhua) Dubai, 1 Maret (Xinhua) (Antara)

Ntvnews.id, Dubai - Sebanyak empat orang yang berasal dari Pakistan, Nepal, dan Bangladesh dilaporkan meninggal dunia di Uni Emirat Arab (UEA) setelah konflik yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memicu aksi balasan dari Teheran ke sejumlah negara di kawasan.

Menurut Kementerian Pertahanan UEA, negara tersebut telah menjadi target ratusan serangan rudal balistik dari Iran sejak konflik meningkat.

"Sejak dimulainya agresi Iran yang berani, UEA telah menjadi sasaran 238 rudal balistik, 1.422 drone, dan delapan rudal jelajah," kata pernyataan Kementerian Pertahanan UEA melalui X," dilansir dari Al Jazeera, Senin, 9 Maret 2026.

Pada hari yang sama, pihak berwenang UEA mendeteksi 17 rudal balistik dan 117 drone yang masuk ke wilayahnya. Dari jumlah tersebut, 16 rudal serta 113 drone berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara, sementara satu rudal dan empat drone lainnya jatuh ke laut.

Baca Juga: Makin Panas! Drone Serang Marina Dubai, Pemerintah UEA Bilang Begini

Salah satu korban tewas adalah warga Pakistan yang meninggal di kawasan Al Barsha, Dubai, setelah puing-puing rudal yang berhasil dihancurkan sistem pertahanan udara jatuh ke area permukiman tersebut. Kedutaan Besar Pakistan di Uni Emirat Arab menyampaikan duka cita atas peristiwa itu.

"Di saat duka ini, kami turut merasakan kesedihan keluarga dan menyampaikan doa tulus kami," kata Kedutaan Besar Pakistan di Uni Emirat Arab.

Peristiwa ini menambah jumlah korban sipil di kawasan Teluk seiring meluasnya konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Dalam beberapa hari terakhir, banyak korban dilaporkan berasal dari negara-negara Asia Selatan.

Situasi di dalam Bandara Internasional Dubai (DXB). <b>(Dok.Instagram)</b> Situasi di dalam Bandara Internasional Dubai (DXB). (Dok.Instagram)

Pemerintah Pakistan juga tengah bekerja sama dengan otoritas UEA untuk memulangkan dua warga negaranya yang meninggal akibat terkena puing-puing rudal di Dubai.

"Misi diplomatik kami di UEA berkoordinasi erat dengan otoritas Dubai untuk memberikan bantuan yang diperlukan dan memfasilitasi pemulangan jenazah," kata Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif melalui akun X resminya.

Baca Juga: Bandara Dubai Kembali Dibuka

Para pekerja migran dari Asia Selatan selama ini menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi negara-negara Teluk, bekerja di sektor konstruksi, jasa, dan berbagai bidang vital lainnya. Namun, mereka juga termasuk kelompok yang paling rentan, sering kali bekerja dengan upah rendah dan tinggal dalam kondisi yang membuat mereka lebih berisiko saat konflik meluas.

Menurut perkiraan Organisasi Buruh Internasional, terdapat lebih dari 24 juta pekerja migran yang saat ini bekerja di negara-negara Arab.

x|close