Pesawat Berhasil Mendarat dalam Keadaan Roda Lepas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Jan 2026, 05:10
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Pesawat Ilustrasi Pesawat (Pixabay)

Ntvnews.id, Washington D.C - Pesawat milik United Airlines mengalami pendaratan tidak normal di Bandara Internasional Orlando, Florida, pada akhir pekan lalu akibat gangguan teknis. Insiden tersebut menyebabkan salah satu roda pendaratan bagian depan pesawat mengalami kerusakan.

Peristiwa itu terjadi pada penerbangan United 2323 yang berangkat dari Bandara Chicago O’Hare dan tiba di Orlando pada Minggu, 28 Januari 2026, setelah menempuh waktu penerbangan sekitar dua jam. Masalah mekanis yang dialami pesawat membuat proses pendaratan berjalan tidak mulus.

Rekaman video yang beredar luas di media sosial X memperlihatkan roda pendaratan belakang menyentuh landasan terlebih dahulu, kemudian diikuti roda depan. Tidak lama setelah itu, salah satu roda depan tampak patah dan terlepas, lalu menggelinding ke area rumput di sisi landasan pacu.

Dilansir dari The Independent, Senin, 26 Januari 2026, perwakilan United Airlines menyatakan bahwa insiden tersebut diduga kuat disebabkan oleh kendala mekanis saat pesawat mendarat. Maskapai juga menegaskan bahwa tidak ada penumpang yang mengalami cedera dalam kejadian tersebut.

Baca Juga: Pesawat Militer AS-Kanada Dijadwalkan Mendarat di Greenland, Ada Apa?

Usai insiden, seluruh penumpang dievakuasi menggunakan bus menuju terminal bandara. Sementara itu, tim dari United Airlines langsung melakukan upaya pemindahan pesawat dari landasan pacu agar operasional bandara dapat kembali normal. Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) dalam keterangan awal menyebutkan bahwa pesawat mengalami kerusakan akibat pendaratan keras.

Dampak dari kejadian tersebut, aktivitas penerbangan di Bandara Orlando sempat dihentikan sementara. Meski demikian, penghentian operasional tidak berlangsung lama. Otoritas Penerbangan Greater Orlando yang mengelola bandara menyampaikan bahwa sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan selama proses evakuasi dan pemindahan pesawat berlangsung.

Ilustrasi Pesawat <b>(Istimewas)</b> Ilustrasi Pesawat (Istimewas)

FAA memastikan akan melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap penyebab pasti insiden pendaratan keras tersebut.

Kejadian ini menambah deretan gangguan pendaratan pesawat yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, pada 6 Januari, sebuah pesawat Boeing 767 dilaporkan mengalami pecah ban saat mendarat di Bandara Hartsfield-Jackson Atlanta.

Pesawat tersebut dioperasikan oleh maskapai nasional Peru, Latam. Saat proses pendaratan, seluruh roda pendaratan belakang dilaporkan mengalami kerusakan. Dari total 10 ban yang terpasang, delapan di antaranya diduga pecah atau mengalami pelelehan akibat tekanan tinggi saat mendarat.

x|close