Ntvnews.id, Davos - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa konflik bersenjata di Jalur Gaza kini berada di ambang penyelesaian.
Pernyataan itu disampaikan Trump saat menghadiri prosesi penandatanganan piagam Dewan Perdamaian Gaza yang digelar di sela-sela forum di Davos.
“Dan tentu saja, perang di Gaza, saat ini benar-benar mendekati akhir,” kata Trump.
Dalam kesempatan yang sama, Trump menuntut agar Hamas segera melucuti persenjataan sesuai dengan kewajibannya. Ia menegaskan, kegagalan memenuhi tuntutan tersebut akan berujung pada berakhirnya eksistensi kelompok tersebut.
Trump juga menyampaikan komitmennya untuk mendorong demiliterisasi Jalur Gaza. Menurutnya, wilayah itu akan mendapatkan sistem pemerintahan yang layak serta menjalani proses pemulihan setelah konflik berakhir.
Baca Juga: Trump Ancam Musnahkan Iran dari Muka Bumi
Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk atas inisiatif Presiden AS Donald Trump merupakan tindak lanjut dari Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza, yang sebelumnya mendapat dukungan melalui Resolusi 2803 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Trump telah mengumumkan rencana pembentukan Dewan Perdamaian Gaza sejak pekan lalu dan mengundang para pemimpin dari sejumlah negara untuk bergabung dalam inisiatif tersebut.
Menurut Trump, Dewan Perdamaian Gaza dapat berfungsi sebagai “otoritas sementara” di Jalur Gaza, Palestina. Lembaga ini diharapkan berperan dalam mengawasi penghimpunan serta penyaluran sumber daya internasional bagi masyarakat Palestina di wilayah tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara tahunan World Economic Forum di Davos, Swis, pada 21 Januari 2026. (ANTARA/Xinhua/Lian Yi) (Antara)