Prabowo Soroti Negara yang Pangkas Gaji Pejabat Saat Hadapi Krisis Energi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 23:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026 Prabowo Subianto Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026 (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyinggung kebijakan penghematan yang diterapkan Pakistan ketika menghadapi krisis energi global. Hal itu disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Dalam arahannya, Prabowo menjadikan langkah yang diambil Pakistan sebagai contoh bagaimana sebuah negara dapat mengambil kebijakan penghematan secara serius ketika menghadapi tekanan ekonomi global.

“Banyak negara melakukan langkah-langkah, seperti Pakistan. Ini hanya sebagai perbandingan. Mereka menganggap situasi ini kritis,” ujar Prabowo dalam sidang kabinet.

Baca Juga: Prabowo Subianto Minta Pejabat Tak Gelar Open House Mewah Saat Lebaran

Ia menjelaskan, pemerintah Pakistan mengambil langkah drastis dengan memangkas gaji pejabat negara sebagai bagian dari kebijakan penghematan nasional.

“Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet dan anggota DPR. Semua penghematan gaji itu dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan dan paling lemah,” kata Prabowo.

Selain pemotongan gaji pejabat, Prabowo juga mengungkapkan sejumlah kebijakan efisiensi lain yang diterapkan Pakistan. Di antaranya penerapan sistem kerja dari rumah hingga 50 persen bagi pegawai pemerintah maupun sektor swasta, serta pengurangan hari kerja menjadi empat hari dalam sepekan.

Prabowo Subianto Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026 <b>(NTVnews)</b> Prabowo Subianto Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026 (NTVnews)

Pemerintah Pakistan juga disebut menghentikan pembelian berbagai fasilitas pemerintah, seperti kendaraan dinas, pendingin ruangan, hingga perabot kantor. Selain itu, perjalanan dinas ke luar negeri turut dibatasi sebagai bagian dari langkah penghematan anggaran negara.

Menurut Prabowo, contoh tersebut menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan langkah proaktif pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian global, terutama yang berkaitan dengan fluktuasi harga energi dan pangan.

“Kita tidak bisa menganggap apa pun yang terjadi di dunia kita akan selalu aman. Kita bersyukur dengan kondisi kita, tetapi tetap harus melakukan upaya penghematan,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan, Indonesia juga perlu mempelajari berbagai langkah efisiensi, termasuk dalam pengelolaan dan penggunaan bahan bakar minyak (BBM), agar perekonomian nasional tetap stabil di tengah dinamika global.

“Memang saya percaya dua hingga tiga tahun kita akan kuat, tetapi kita juga harus lakukan penghematan,” ucap Prabowo.

x|close