Prabowo Subianto Minta Pejabat Tak Gelar Open House Mewah Saat Lebaran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 19:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026 Prabowo Subianto Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026 (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para pejabat negara agar tidak mengadakan acara open house secara berlebihan saat perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo dalam sidang kabinet yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026. Dalam arahannya, kepala negara meminta seluruh jajaran pemerintah menunjukkan sikap sederhana kepada masyarakat.

"Kita juga harus memberi contoh, open house atau apa jangan terlalu mewah-mewahan," kata Prabowo.

Menurutnya, para pejabat harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat luas, terutama dalam menunjukkan empati terhadap kondisi sosial yang masih dihadapi sebagian warga di berbagai daerah.

Presiden menyinggung bahwa masih ada masyarakat di wilayah Sumatra yang tengah menghadapi situasi bencana. Karena itu, ia meminta para pejabat lebih bijak dalam merayakan Lebaran.

"Tapi kita juga jangan total istilahnya tutup semua acara, kalau tidak ekonomi kita juga enggak jalan," ucap dia.

Baca Juga: 34 WNI dari Iran Akan Tiba di RI Malam Ini dan Besok

Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan akan segera tiba dalam waktu dekat. Muhammadiyah sebelumnya telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sementara itu, pemerintah akan menentukan secara resmi awal Syawal melalui sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026.

Ada kemungkinan perayaan Idulfitri tahun ini kembali tidak berlangsung secara bersamaan, seperti yang juga terjadi pada awal Ramadan 1447 Hijriah.

Prabowo Subianto Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026 <b>(NTVnews)</b> Prabowo Subianto Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026 (NTVnews)

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memperkirakan bahwa pada saat sidang isbat berlangsung, hilal kemungkinan belum dapat teramati.

Ia menjelaskan bahwa posisi hilal pada tanggal tersebut belum memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam standar MABIMS.

"Pada saat maghrib 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara posisi hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS, maka 1 Syawal 1447 = 21 Maret 2026," kata Thomas dalam tulisan blognya pada Juni 2025.

x|close