Ntvnews.id, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan di sejumlah wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Langkah ini dilakukan guna memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan, meskipun sebagian gedung sekolah belum sepenuhnya dapat digunakan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan bahwa pemulihan infrastruktur pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah pascabencana.
Selain upaya pembersihan gedung sekolah yang melibatkan personel TNI di lapangan, BNPB juga menyiapkan alternatif fasilitas pendidikan darurat.
Abdul Muhari (Ntvnews.id/Adiansyah)
"Terkait dengan pemulihan infrastruktur pendidikan, BNPB juga terus melengkapi kebutuhan sekiranya nanti di beberapa titik itu gedung sekolahnya belum bisa dipakai," kata Muhari di kantor BNPB Jakarta Timur, Jumat, 2 Januari 2026.
Ia menambahkan, sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, BNPB telah menyiapkan beberapa skema. Rencana utama menggunakan gedung sekolah yang sudah dibersihkan dan dinyatakan aman. Rencana cadangan disiapkan jika ditemukan kendala teknis di lapangan.
Sebagai solusi sementara, BNPB juga telah menyiagakan tenda-tenda pendidikan yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang kelas darurat. Langkah ini dilakukan mengingat kegiatan belajar mengajar dijadwalkan kembali dimulai pada awal pekan depan.
"Kita menyiapkan juga beberapa tenda untuk dimanfaatkan sebagai tempat atau ruangan sementara proses belajar mengajar di awal minggu depan," terangnya.
Abdul Muhari (NTVNews.id/Adiansyah)