BNPB: Ekonomi Masyarakat Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Bergeliat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jan 2026, 18:25
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Abdul Muhari Abdul Muhari (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemulihan ekonomi masyarakat di Aceh Tamiang pascabencana menunjukkan perkembangan positif. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan bahwa roda perekonomian di sejumlah wilayah terdampak mulai bergerak kembali, terutama di pasar-pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas warga.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan bahwa meskipun proses pembersihan pascabencana masih berlangsung, aktivitas ekonomi berjalan secara paralel. Hal tersebut terlihat dari kondisi Pasar Aceh Tamiang yang mulai kembali ramai oleh kegiatan jual beli.

"Ada satu hal yang mungkin ini juga berita yang cukup baik, bahwa pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat itu terus berjalan. Pagi ini kita mendapatkan visual dari Aceh Tamiang, di Pasar Aceh Tamiang, meskipun proses pembersihan masih berjalan, tapi bersamaan paralel dengan proses pembersihan ini," kata Muhari di kantor BNPB Jakarta Timur, Jumat, 2 Januari 2026. 

Ia menjelaskan, di area pasar yang telah dibersihkan, perputaran ekonomi sudah terlihat jelas. Pedagang kembali menjajakan dagangannya, sementara masyarakat mulai berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Situasi ini dinilai mampu mendorong pemulihan sektor ekonomi secara bertahap sekaligus menggerakkan rantai pasok barang di pasar tradisional.

Baca Juga: BNPB: Tak Ada Penambahan Korban Jiwa Bencana Sumatera Per Hari Ini

Abdul Muhari <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Abdul Muhari (Ntvnews.id/Adiansyah)

BNPB berharap, bangkitnya aktivitas ekonomi di pasar-pasar tradisional dapat menjadi katalis percepatan pemulihan pascabencana secara menyeluruh. Tidak hanya di Aceh Tamiang, geliat ekonomi serupa juga telah terlihat di beberapa wilayah lain seperti Pidie Jaya dan Meureudu, yang bahkan telah lebih dulu memulai aktivitas perekonomian dalam beberapa hari terakhir.

"Sehingga ini juga terus kita dorong supaya Kobupaten Kota yang lain juga memulai aktivitas-aktivitas ekonomi di pasar-pasar tradisional," tambahnya.

Di sisi lain, BNPB juga memastikan distribusi logistik terus berjalan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan kebutuhan masyarakat. Hingga saat ini, bantuan logistik yang disalurkan mencapai 19,6 ton untuk Aceh, 30,2 ton untuk Sumatera Utara, sementara data distribusi untuk Sumatera Barat masih dalam proses pendataan.

"Distribusi logistik terus kita dorong hari ini di Aceh total 19,6 ton, Sumatera Utara 30,2 ton, dan Sumatera Barat ini pada hari ini masih kita himpun lagi, karena berjalan dengan waktu distribusi logistik yang sudah kita salurkan," terangnya.

Selain jalur darat yang kini relatif telah terhubung di wilayah Aceh, BNPB juga tetap mengoptimalkan operasi logistik melalui jalur udara untuk menjangkau titik-titik yang masih sulit diakses. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat terus dihimpun agar seluruh kebutuhan daerah terdampak dapat terpenuhi secara maksimal.

x|close