Ntvnews.id, Jakarta - Satu anak buah kapal (ABK) KM Marina 7 dilaporkan meninggal dunia, sementara 15 lainnya berhasil diselamatkan setelah kapal nelayan tersebut terbakar di Perairan Pulau Ular, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Kamis (19/2/2026).
Komandan Tim Rescue Kantor SAR Banten menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan cepat berkat koordinasi antar kapal di sekitar lokasi kejadian.
Informasi awal kejadian diterima oleh Kantor SAR Banten melalui VTS Merak sekitar pukul 09.30 WIB. Kejadian berlangsung di koordinat 05°57.090” LS dan 105°54.547” BT, dengan jarak sekitar 19,60 nautical mile dari Dermaga Carita.
Video dan informasi diunggah akun bantennews.
View this post on Instagram
Laporan awal menyebutkan adanya kepulan asap yang terlihat di sisi kiri KM Marina 7, sebagaimana diinformasikan oleh kapal MV Glory Majesty kepada VTS Merak sekitar pukul 08.36 WIB.
Baca Juga: Penumpang KM Barcelona 5 Kebanyakan Sedang Makan dan Tidur saat Kapal Terbakar
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten melaporkan, hingga hari pertama operasi (H.1), total jumlah korban dalam peristiwa tersebut mencapai 31 orang. Dari jumlah tersebut, 28 orang berhasil diselamatkan, 1 orang dinyatakan meninggal dunia dan 2 orang masih dalam pencarian. (radar banten official)