Ntvnews.id, Hamilton - Koalisi militer pimpinan Arab Saudi melaporkan keberhasilan mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang diluncurkan kelompok Houthi di kawasan selatan Arab Saudi pada Jumat malam, 30 Oktober 2026.
Juru Bicara Koalisi Turki al-Maliki menyampaikan informasi tersebut melalui pernyataan di platform media sosial X. Meski mengonfirmasi keberhasilan intersepsi, ia tidak mengungkapkan lokasi peluncuran drone, sasaran serangan, maupun dampak kerusakan yang ditimbulkan.
Koalisi yang secara resmi bernama Koalisi Pendukung Pemerintahan Sah di Yaman itu selama ini menjalankan operasi militer untuk menghadapi kelompok Houthi di negara tersebut.
Pencegatan drone ini berlangsung ketika ketegangan antara Houthi dan koalisi terus meningkat. Sejumlah serangan sebelumnya dilaporkan menyasar bandara serta fasilitas energi di Arab Saudi.
Baca Juga: Serpihan Rudal Houthi Jatuh di Riyadh, Warga Arab Saudi Terluka
Arab Saudi mulai memimpin koalisi militer untuk mendukung pemerintahan Yaman dalam menghadapi kelompok Houthi sejak 2015.
Baca Juga: Arab Saudi Cegat 4 Drone Houthi di Riyadh dan Madinah
Sementara itu, kelompok Houthi telah menguasai ibu kota Sanaa dan sejumlah wilayah lain di Yaman sejak 2014.
(Sumber: Antara)
Kelompok Houthi di Yaman dan koalisi pimpinan Arab Saudi saling melancarkan serangan berskala besar pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Houthi mengeklaim telah melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone secara luas di berbagai wilayah Arab Saudi, sementara serangan udara intensif koalisi pimpinan Arab Saudi menghantam wilayah-wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman dan menimbulkan sejumlah korban. (Antara)