Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin membuka peluang perundingan langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Putin bahkan mengundang Zelensky untuk datang ke Moskow guna membahas konflik kedua negara, dengan menjanjikan jaminan keamanan selama kunjungan berlangsung.
Dilansir Anadolu Agency, Rabu (28/10/2026), informasi tersebut disampaikan oleh pembantu kepresidenan Rusia, Yuri Ushakov, sebagaimana diberitakan media setempat. Menurut Ushakov, Putin menyampaikan kesediaannya menyediakan berbagai kebutuhan untuk mendukung pertemuan tersebut, termasuk langkah-langkah pengamanan bagi pemimpin Ukraina.
Ushakov mengungkapkan, Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Støre dan Presiden Finlandia Alexander Stubb sebelumnya berbicara melalui telepon dengan Putin. Dalam komunikasi itu, keduanya menyampaikan bahwa Zelensky menunjukkan ketertarikan untuk melakukan pembicaraan secara langsung dengan pemimpin Rusia.
"Atasan kami menegaskan kembali bahwa jika Zelenskyy benar-benar ingin mengadakan negosiasi langsung, dia harus datang ke Moskow. Di sana, semua kondisi yang diperlukan-termasuk yang berkaitan dengan keselamatannya-akan disediakan untuknya," demikian laporan kantor berita pemerintah Tass yang mengutip pernyataan Ushakov.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Tambah 66 FKRTL Demi Kuatkan Layanan Spesialistik
Selain membahas kemungkinan pertemuan Putin dan Zelensky, percakapan tersebut turut menyinggung kelanjutan negosiasi trilateral yang melibatkan Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat. Menurut Ushakov, pembicaraan antara ketiga negara itu direncanakan berlanjut di Abu Dhabi.
"Ada banyak pertanyaan mengenai masalah ini serta permintaan klarifikasi dari pihak kami," katanya.
Ushakov juga menyebut keterlibatan perwakilan Eropa dalam proses negosiasi belum menjadi agenda pembahasan. Penentuan pihak yang akan mewakili Eropa, kata dia, baru akan dipertimbangkan pada tahap perundingan berikutnya.
"Kami sama sekali belum membahas siapa yang mungkin mewakili Eropa, karena hal itu baru akan diputuskan pada tahap yang jauh lebih kemudian," ujarnya.
Lebih lanjut, Ushakov mengatakan komunikasi melalui telepon antara Putin, Støre, dan Stubb berlangsung selama sekitar 90 menit. Ketiganya sepakat untuk kembali menjalin komunikasi apabila diperlukan.
"Menurut saya, percakapan telepon tersebut berlangsung secara mendalam dan substantif," katanya.
Undangan Putin kepada Zelensky menjadi salah satu perkembangan terbaru dalam upaya membuka jalur dialog langsung di tengah konflik Rusia-Ukraina. Namun, kepastian pertemuan di Moskow maupun kelanjutan proses negosiasi masih menunggu perkembangan lebih lanjut.
Photo file: Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato di hadapan peserta KTT ASEAN melalui tautan video di kediamannya di luar Moskow, Rusia, Kamis (28/10/2021). ANTARA FOTO/Sputnik/Evgeniy Paulin/Kremlin via REUTERS/AWW/djo. (Antara)