Lula da Silva Menang Pemilu Brasil, Bakal Jalani Periode ke-4 sebagai Presiden

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Okt 2026, 12:38
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva (depan) berbicara pada Konferensi Tingkat Tinggi Kepala Negara Pasar Bersama Selatan (Mercosur) di Foz do Iguacu, Brasil, Sabtu, 20 Desember 2025. Arsip foto - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva (depan) berbicara pada Konferensi Tingkat Tinggi Kepala Negara Pasar Bersama Selatan (Mercosur) di Foz do Iguacu, Brasil, Sabtu, 20 Desember 2025. (Antara)

Ntvnews.id, Brasilia – Presiden petahana Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, kembali memenangkan pemilihan presiden setelah unggul dalam putaran kedua yang berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026 waktu setempat.

Dilansir dari AFP, Senin, 26 Oktober 2026, Politikus sayap kiri berusia 80 tahun itu meraih 51,7 persen suara, mengungguli Flavio Bolsonaro, putra mantan Presiden Jair Bolsonaro, yang memperoleh 48,2 persen suara.

Kemenangan tersebut menjadi catatan bersejarah bagi Brasil. Lula menjadi presiden pertama di negara itu yang berhasil terpilih untuk empat periode kepemimpinan.

Sebelumnya, Lula telah memimpin Brasil selama tiga periode, yakni pada Januari 2003 hingga Desember 2006, Januari 2007 hingga Desember 2010, serta sejak Januari 2023 hingga saat ini.

Keberhasilan Lula mempertahankan kursi kepresidenan tidak terlepas dari kampanye yang menyoroti persoalan biaya hidup, kriminalitas, dan korupsi. Pemilihan ini juga berlangsung di tengah menguatnya kecenderungan politik kanan di Brasil dan sejumlah negara Amerika Latin lainnya.

Baca Juga: Pegadaian Kembali Gelar Program Badai Emas 2026, Hadiah 1,88 Kilogram Emas Spesial Untuk Nasabah

Hasil pemilu tersebut turut mencatat sejarah karena untuk pertama kalinya seorang kandidat yang hanya menempati posisi kedua pada putaran pertama berhasil memenangkan pemilihan presiden pada putaran berikutnya.

Sejumlah lembaga survei menilai tingginya partisipasi pemilih menjadi salah satu faktor yang membantu Lula meraih kemenangan.

Selama kampanye, Lula mengandalkan catatan pemerintahannya dalam menekan kemiskinan dan kesenjangan sosial. Pada periode kepemimpinannya yang ketiga, angka pengangguran, buta huruf, dan deforestasi juga dilaporkan mencapai tingkat terendah.

Meski kembali memperoleh mandat, pemerintahan Lula diperkirakan menghadapi tantangan ekonomi yang tidak ringan. Pertumbuhan ekonomi Brasil diproyeksikan hanya mencapai 2,3 persen pada 2027.

x|close