3 Tahun Perang Gaza, Wali Kota New York Soroti Keterlibatan AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Okt 2026, 08:20
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Wali Kota New York City Zohran Mamdani. ANTARA/Anadolu/py. Arsip foto - Wali Kota New York City Zohran Mamdani. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Wali Kota New York Zohran Mamdani menyoroti keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik di Jalur Gaza. Pernyataan tersebut disampaikan saat memperingati tiga tahun sejak pecahnya perang Israel-Hamas pada 7 Oktober 2023.

Melalui unggahan di X, Mamdani mengakui bahwa rangkaian tragedi kemanusiaan di Gaza tidak dapat dipisahkan dari serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 1.000 warga Israel dan menyebabkan 251 orang lainnya diculik.

"Kami berduka bersama begitu banyak teman dan tetangga kami yang masih menanggung kehilangan yang tak terbayangkan itu. Namun, penderitaan tersebut tidak dimulai maupun berakhir pada hari itu," ucap Mamdani.

Ia kemudian menyoroti kondisi masyarakat Palestina yang masih terdampak konflik hingga saat ini. Menurutnya, penderitaan warga Gaza terus berlangsung akibat operasi militer Israel.

Baca Juga: Pramono Terbang ke New York Penuhi Undangan Wali Kota Zohran Mamdani

"Sebaliknya, penderitaan terus berlanjut melalui genosida yang menghancurkan dan masih berlangsung di Gaza yang dilakukan oleh pemerintah Israel, yang telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina-termasuk lebih dari 21.000 anak-anak," katanya menambahkan.

Dikutip dari Middle East Monitor, Mamdani juga mengajak masyarakat menolak kondisi yang menurutnya mempertahankan pendudukan dan apartheid. Ia turut mengecam kebijakan pemerintah Amerika Serikat terkait dukungan persenjataan kepada Israel.

Mamdani mendesak masyarakat untuk menolak "dunia di mana pendudukan dan apartheid terus berlangsung", serta mengkritik pemerintah AS atas "keterlibatannya dalam setiap pengiriman senjata".

"Untuk menghormati mereka yang telah meninggal, kita harus memperjuangkan dunia di mana setiap orang dapat hidup dalam kebebasan, keamanan, dan martabat," tambahnya.

TERKINI

Load More
x|close