Ntvnews.id, Jakarta - Rocky Gerung menanggapi banyaknya kritik yang muncul setelah dirinya resmi menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Ia menganggap sorotan publik tersebut sebagai sesuatu yang wajar.
Akademisi tersebut menyampaikan hal itu setelah menghadiri Rapat Pleno Perdana Wantimpres di Gedung Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.
“Ya, biasa itu kontroversi,” katanya kepada awak media.
Rocky bahkan mengibaratkan kritik yang ditujukan kepadanya sebagai bentuk perhatian dari pihak-pihak yang sebelumnya mengikuti kiprahnya. Ia menyebut para pengkritiknya dengan istilah “mantan masih mantau”, meski tidak merinci siapa yang dimaksud.
Di sisi lain, Rocky menegaskan keanggotaannya di Wantimpres bukan untuk membuatnya lebih sering memberikan pernyataan kepada media. Ia mengatakan hal terpenting dalam forum tersebut adalah memastikan setiap argumen yang dibahas dapat dipertanggungjawabkan dan tidak menyesatkan.
“Jadi, enggak ada urusan untuk ngomong dengan pers itu. Yang penting argumennya terukur dan tidak ada pembohongan,” sambungnya.
Baca Juga: Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Bos Baru Garuda Indonesia Gantikan Glenny Kairupan
Menurut Rocky, Wantimpres nantinya akan membahas sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat. Namun, rapat pleno perdana yang telah digelar masih berfokus pada pembahasan mengenai mekanisme dan prosedur kerja.
“Tadi baru soal prosedur yang dibahas, belum bicara substansinya,” tutur dia.
Sementara itu, anggota Wantimpres Bambang Soesatyo mengatakan lembaga tersebut nantinya akan membahas berbagai bidang strategis. Beberapa di antaranya mencakup keamanan, pertahanan, politik, hukum, keuangan, perdagangan, hingga ketahanan energi.
Meski demikian, Bambang mengatakan pembagian tugas antaranggota belum ditetapkan dalam rapat perdana tersebut.
“Tapi belum ada pembagian siapa memegang bidang apa, belum ada,” kata Bambang.
Rocky Gerung (NTVnews)