Napi Wanita Gagal Tewas Usai 2 Kali Disuntik Mati

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Okt 2026, 12:46
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi narapidana. (Antara) Ilustrasi narapidana. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang terpidana mati kasus pembunuhan gagal dieksekusi mati. Terpidana wanita itu gagal dieksekusi usai disuntik mati.

Bahkan, suntikan sudah dua kali dilakukan terhadap terpidana mati di negara bagian Tennessee, Amerika Serikat (AS).

Perempuan itu kini berada dalam kondisi kritis dan menerima perawatan medis penyelamatan nyawa.

Perempuan bernama Christa Pike (50) tersebut, kini telah dilarikan dari ruang eksekusi penjara ke rumah sakit pada Rabu, 30 September 2026 malam waktu setempat. Ia masih hidup kendati menerima dua dosis mematikan obat pentobarbital.

Baca Juga: Bayi 1 Tahun Jadi Kasus Pertama 'Suntik Mati' di Belanda

"Informasi yang kami terima adalah bahwa ia berada dalam kondisi kritis dan sedang menerima perawatan penyelamatan nyawa," ujar pengacara Pike, Randy Spivey, dalam konferensi pers virtual pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Spivey menolak memberikan rincian peristiwa ini lebih lanjut. Ia pun mendesak Gubernur Tennessee Bill Lee, yang sebelumnya telah menolak permohonan grasi pada awal pekan ini, untuk membatalkan hukuman mati Pike.

"Setelah menjalani isolasi selama lebih dari 20 tahun dan menghadapi upaya eksekusi penuh melalui suntikan mematikan, Christa telah menanggung hukuman yang lebih berat dibandingkan siapa pun dalam sejarah hukuman mati di Amerika. Gubernur harus mengubah hukuman Christa sekarang juga," jelasnya, mengutip AFP.

Presiden AS Donald Trump, turut berkomentar mengenai peristiwa ini. Ia mempertanyakan bagaimana eksekusi Pike bisa gagal. "Seharusnya tidak terlalu sulit," kata dia.

x|close