Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai hubungan antara Amerika Serikat dan China menunjukkan perkembangan positif. Hal itu disampaikan Trump dalam jamuan makan malam kenegaraan untuk menghormati Presiden China Xi Jinping.
Dalam kesempatan tersebut, Trump menekankan bahwa meskipun kedua negara memiliki sistem yang berbeda, hubungan antarmasyarakat tetap kuat. Ia juga menyebut hubungan AS dan China saat ini berada dalam kondisi yang baik.
"Sebagai pemimpin kedua negara kami, Presiden Xi dan saya sama-sama memahami bahwa kami mewakili sistem yang berbeda, tetapi ikatan antara rakyat kami tetap kokoh dan hubungan kami belum pernah sebaik ini," kata Trump pada Kamis, 24 September 2026.
Pernyataan itu disampaikan Trump sebagai gambaran mengenai hubungan kedua negara yang tetap terjalin di tengah berbagai perbedaan antara Washington dan Beijing.
Baca Juga: Cek Fakta: Klaim Trump Soroti Indonesia Dukung Iran Tidak Benar
Trump juga memberikan hadiah kepada Xi dalam jamuan kenegaraan tersebut. Hadiah itu merupakan karya seorang seniman asal Amerika Serikat yang dibuat melalui kolaborasi dengan Trump dan Melania Trump.
"Dalam semangat persahabatan tersebut, merupakan kehormatan bagi saya untuk memberikan Presiden Xi hadiah yang dibuat oleh seorang seniman Amerika yang luar biasa, salah satu yang terbaik di dunia, dan dirancang melalui kolaborasi pribadi dengan Melania dan saya," katanya.
Sementara itu, Xi dalam sambutannya setelah Trump menyampaikan pidato mengatakan bahwa kedua pemimpin telah melakukan pembicaraan secara terbuka dan mendalam. Menurut dia, pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepahaman terkait berbagai persoalan.
"Hal ini telah menambah substansi baru bagi hubungan China-AS yang konstruktif dan stabil secara strategis, serta memberikan panduan strategis baru bagi hubungan China-AS," kata Xi.
Baca Juga: Usai Dilantik Trump Soroti Isu Migrasi AS, Apa Itu?
Xi juga menyebut kunjungan kenegaraan yang dilakukan kedua presiden dalam kurun waktu kurang dari enam bulan sebagai momentum penting dalam hubungan bilateral kedua negara.
"Hari ini, kami telah sampai pada momentum bersejarah lainnya bagi hubungan China-AS. Presiden Trump telah berkomitmen untuk membuat Amerika kembali hebat dan memimpin rakyat Amerika mencapai kemajuan signifikan. China berkomitmen mencapai peremajaan besar bangsa dan modernisasi China terus menciptakan terobosan baru," kata Xi.
Menurut Xi, kedua tujuan yang ingin dicapai oleh Amerika Serikat dan China sama-sama memiliki ambisi besar sehingga dapat saling memperkuat.
"China dan AS harus bertindak sebagai negara besar yang bertanggung jawab, memenuhi harapan rakyat, mengikuti perkembangan zaman, serta mengeksplorasi pendekatan baru bagi negara-negara besar untuk hidup berdampingan," ujarnya.
(Sumber: Antara)
Presiden Xi Jinping (kiri) bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat, pada Kamis, 24 September 2026. (Antara)