Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum Meninggal Dunia, Dubai Berduka

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Sep 2026, 09:12
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum (Istimewa)

Ntvnews.id, Dubai - Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum meninggal dunia pada Senin, 21 September 2026 pagi dalam usia 76 tahun. Kabar tersebut disampaikan oleh Kantor Media Dubai.

Sheikh Ahmed merupakan adik kandung Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden sekaligus Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA) yang juga menjabat sebagai Penguasa Dubai.

Sebagai bentuk penghormatan atas kepergian Sheikh Ahmed, Dubai menetapkan masa berkabung resmi selama 10 hari mulai Senin. Selama periode tersebut, seluruh bendera di wilayah emirat akan dikibarkan setengah tiang.

Sheikh Mohammed menyampaikan rasa duka atas wafatnya sang adik melalui unggahan di media sosial.

"Semoga Allah merahmati Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum. Semoga Allah merahmatimu, adikku. Engkau kini berada di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah dan Maha Agung. Engkau memang tak lagi terlihat oleh mata kami, tetapi tetap hadir dalam doa dan hati kami, wahai Ahmed. Semoga Allah menempatkanmu di surga-Nya yang luas serta memberi kami dan orang-orang yang mencintaimu kesabaran dan ketabahan. Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita kembali," tulis Sheikh Mohammed.

Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan juga menyampaikan belasungkawa kepada Sheikh Mohammed atas meninggalnya Sheikh Ahmed.

Ia menyebut pengabdian Sheikh Ahmed selama bertahun-tahun dalam pembangunan UEA sejak negara tersebut berdiri akan terus menjadi inspirasi bagi perjalanan bangsa menuju kemajuan.

Baca Juga: Kuwait Buka Peluang Perluasan Pekerja Migran Indonesia di Sektor Formal

Ucapan duka juga disampaikan Putra Mahkota Dubai Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum yang mengenang mendiang pamannya.

Sheikh Hamdan menggambarkan Sheikh Ahmed sebagai anggota keluarga yang sangat dicintai. Ia menyatakan pamannya "akan tetap berada dalam hati, kenangan, dan doa kami."

Sheikh Hamdan turut mendoakan agar Sheikh Ahmed memperoleh rahmat Allah dan ditempatkan di surga. Ia juga memohon agar keluarga serta masyarakat Dubai dan UEA diberikan kesabaran dan ketabahan.

Kiprah Sheikh Ahmed di Dubai

Sheikh Ahmed merupakan putra keempat sekaligus anak bungsu dari mendiang Sheikh Rashid bin Saeed Al Maktoum, mantan Wakil Presiden UEA dan Penguasa Dubai yang dikenal sebagai salah satu tokoh yang meletakkan dasar pembangunan Dubai modern.

Dalam perjalanan kariernya, Sheikh Ahmed pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Kepolisian Dubai dan Keamanan Publik. Ia juga pernah memimpin Klub Olahraga Al Wasl.

Aktivitas Sheikh Ahmed tidak hanya terbatas pada bidang pemerintahan dan keamanan. Kiprahnya juga mencakup dunia militer, olahraga, pacuan kuda, hingga olahraga bahari.

Karier Militer

Sheikh Ahmed menjalani pendidikan di Akademi Militer Kerajaan Sandhurst di Inggris. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia bergabung dengan Wilayah Militer Pusat Dubai.

Ia kemudian dipercaya memimpin wilayah tersebut sebagai panglima. Di bawah kepemimpinannya, Wilayah Militer Pusat berkembang menjadi salah satu pangkalan militer utama di UEA.

Hubungan Sheikh Ahmed dengan Klub Olahraga Al Wasl berlangsung selama puluhan tahun. Ia tercatat memimpin klub tersebut selama sekitar enam dekade.

Al Wasl yang sebelumnya bernama Al Zamalek didirikan di Za'abeel pada 1960. Dua tahun kemudian, Sheikh Ahmed turut membentuk kepengurusan awal klub dan menjabat sebagai ketua hingga 1974.

Keterlibatannya di Al Wasl terus berlanjut selama beberapa dekade. Di saat yang sama, ia turut mendukung perkembangan olahraga di UEA.

Di bawah kepemimpinannya, Al Wasl berkembang menjadi salah satu klub olahraga terkemuka di UEA, tidak hanya dalam sepak bola tetapi juga sejumlah cabang olahraga lainnya.

Peran Sheikh Ahmed kemudian menjadi bagian dari perjalanan panjang Al Wasl hingga klub tersebut menempati posisi penting dalam sejarah olahraga Dubai.

Pacuan Kuda

Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum <b>(Istimewa)</b> Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum (Istimewa)

Sheikh Ahmed juga memiliki peran dalam perkembangan olahraga pacuan kuda di UEA.

Ia mendirikan Jebel Ali Racecourse sebagai bagian dari upaya mengembangkan pacuan kuda sekaligus memperkuat kiprah UEA dalam olahraga tersebut di tingkat internasional.

Selain itu, Sheikh Ahmed mendirikan Al Adiyat dan Dubai Horse Racing Centre yang turut mendukung pertumbuhan industri pacuan kuda.

Bersama timnya, ia juga terlibat dalam pengembangan sistem handicap serta berbagai aturan yang diterapkan dalam perlombaan.

Olahraga Bahari

Di bidang olahraga bahari, Sheikh Ahmed turut berkontribusi terhadap perkembangan olahraga tersebut di Dubai.

Ia terlibat dalam pendirian Dubai International Marine Club dan menjadi ketua pertama klub tersebut pada 1988.

Dubai International Marine Club kemudian tercatat sebagai klub pertama dari kawasan Timur Tengah dan Afrika yang bergabung dengan Union Internationale Motonautique (UIM).

Pada 1989, Sheikh Ahmed kembali terlibat dalam pembentukan Victory Team.

x|close