Mendaki di Tengah Suhu 50 Derajat Celsius, Dua Pria Tewas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Sep 2026, 07:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi suhu panas (pixabay/ geralt) Ilustrasi suhu panas (pixabay/ geralt) (Pixabay )

Ntvnews.id, Dubai - Dua pria dilaporkan meninggal dunia saat melakukan pendakian di kawasan pegunungan dekat Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), ketika suhu udara mencapai sekitar 50 derajat Celsius. Jenazah Aran Martinson (33) dan Cassius Newton (34) ditemukan tim penyelamat di kawasan pegunungan Wadi Naqab pada 18 Juli 2026 lalu.

Martinson yang berasal dari Essex dan Newton dari Dorset diketahui sama-sama bekerja di UEA. Keduanya memulai perjalanan pendakian sekitar pukul 07.00 waktu setempat.

Dilansir dari BBC, Selasa, 2 September 2026, dalam penyelidikan di Chelmsford, koroner wilayah Michelle Brown menyebut dugaan penyebab kematian sementara kedua pria tersebut antara lain henti jantung dan henti napas.

Brown juga menjelaskan bahwa kondisi tersebut diperburuk oleh peningkatan suhu tubuh yang ekstrem, kegagalan fungsi organ, serta tekanan panas akibat terpapar temperatur tinggi dalam waktu tertentu.

Newton diketahui merupakan pemain sepak bola non-liga dan putra Eddie Newton, mantan pemain sekaligus asisten manajer Chelsea. Kabar kematiannya membuat klub tersebut menyampaikan rasa duka mendalam.

Baca Juga: Rawan Karhutla, Aktivitas Pendakian Gunung Tambora Ditutup

Baik Newton maupun Martinson diketahui tinggal di sebuah resor mewah di Ras Al Khaimah, sekitar 120 kilometer sebelah utara Dubai. Istri Newton yang berada di Inggris kemudian melaporkan suaminya hilang setelah tidak dapat menghubunginya sejak pria tersebut memulai pendakian.

"Sepertinya mereka memilih rute rekreasi yang tidak memerlukan peralatan panjat tebing, jadi itu adalah rute jalan kaki," kata Brown.

Jasad Ditemukan Terpisah 350 Meter

Tim penyelamat menemukan kedua korban dalam posisi terpisah. Lokasi jenazah berada sekitar 3 hingga 4 kilometer dari kendaraan yang mereka gunakan, sementara jarak antara jasad Martinson dan Newton mencapai sekitar 350 meter.

Brown mengungkapkan Newton merupakan pemain sepak bola amatir asal Poole. Sementara Martinson merupakan ayah tiga anak yang ditemukan dalam posisi terlentang dan dikelilingi bebatuan berukuran besar.

Kedua korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit di Ras Al Khaimah. Namun, keduanya dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama.

Dalam persidangan, Martinson disebut baru saja pindah ke wilayah tersebut untuk menjalankan pekerjaannya di sebuah perusahaan global.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan sejumlah klub sepak bola yang pernah menjadi tempat Newton bermain. Salah satunya adalah Eastleigh yang berkompetisi di National League.

Penyelidikan lebih lanjut mengenai kematian kedua pria tersebut akan dilanjutkan pada waktu yang belum ditentukan.

HIGHLIGHT

x|close