BNPB Komitmen Lanjutkan Operasi Pemadaman Karhutla Sampai Musim Hujan Datang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Sep 2026, 17:29
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
BNPB Komitmen Lanjutkan Operasi Pemadaman Karhutla Sampai Musim Hujan Datang. BNPB Komitmen Lanjutkan Operasi Pemadaman Karhutla Sampai Musim Hujan Datang.

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkomitmen terus melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla hingga musim hujan datang. Menurut perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim hujan akan tiba pada Oktober 2026.

“Kami masih terus bekerja berjibaku paling tidak sampai musim hujan alami turun,” kata Kepala BNPB Suharyanto dalam rapat daring bersama Presiden RI Prabowo Subianto, Senin, 7 September 2026.

Suharyanto menjelaskan operasi pemadaman selama ini dilaksanakan baik oleh Satgas Darat maupun Satgas Udara. Ia berharap operasi modifikasi cuaca (OMC) yang telah beberapa kali dilakukan juga bisa segera mendatangkan hujan di titik-titik api.

“Mudah-mudahan operasi modifikasi cuaca ini juga bisa segera mendatangkan hujan,” ucapnya.

Baca JugaBNPB: 939 Hektare Karhutla Masih Terbakar di Enam Provinsi Prioritas

Pada kesempatan itu, Suharyanto pun menjelaskan 98 persen kebakaran lahan gambut di enam provinsi prioritas sudah padam. Menurut catatan BNPB, total luas lahan terbakar di Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Jambi seluas 72.009,10 hektare. Sekitar 939,45 hektare belum padam.

“Ini kami padamkan dengan operasi darat dan operasi udara. Apakah 939,45 ini setelah dipadamkan hari ini, besok berkurang? Mudah-mudahan berkurang, Bapak Presiden,” ujar Suharyanto.

“Tapi kadang-kadang juga tidak berkurang signifikan, karena hari ini juga ditemukan titik kebakaran yang baru. Atau kebakaran yang lama yang sudah dipadamkan, yang sudah dilaporkan padam, tiba-tiba hidup kembali,” tambahnya.

Suharyanto mengatakan penanganan karhutla khususnya di lahan gambut memang menantang. Ia menyebut meskipun secara umum api karhutla di enam provinsi prioritas sudah padam, asap keluar terus-menerus dari lahan gambut, sehingga menyebabkan jarak pandang terganggu.

Baca JugaBNPB Lapor Prabowo Aktivitas Gempa Flores Menurun, 72.864 Warga Masih Mengungsi

Dalam penanganan karhutla di enam provinsi prioritas, BNPB mengerahkan personel gabungan yang terdiri unsur sendiri, BPBD, TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api, Manggala Agni, dan relawan dengan total 43.481 personel.

Rinciannya masing-masing ditempatkan di Kalimantan Barat 15.091 personel, Kalimantan Tengah 4.686 personel, Kalimantan Selatan 5.000 personel, Sumatera Selatan 11.026 personel, Riau 1.694 personel, dan Jambi 5.984 personel.

x|close