Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menghadirkan Festival Duta Desa Gen Z sebagai upaya membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kemandirian ekonomi di desa.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan program tersebut dirancang untuk menghubungkan generasi Z dengan berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan di wilayah perdesaan.
"Ini (Festival Duta Desa Gen Z) kita sambungkan dengan peluang yang bisa membuat gen Z itu berdaya di desa," kata Yandri dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 1 September 2026.
Festival Duta Desa Gen Z merupakan kegiatan yang bertujuan mendorong keterlibatan, kreativitas, serta peran generasi mguda dalam memperkenalkan potensi dan mendukung pembangunan desa. Untuk menyukseskan program tersebut, Yandri juga meminta dukungan dari pimpinan dan seluruh anggota Komisi V DPR RI.
"Tanpa dukungan penuh dari pimpinan dan seluruh anggota (Komisi V DPR RI), saya kira Duta Desa Gen Z ini tidak akan berjalan lancar. Saya kira ini cara kami membangun desa melibatkan anak muda," ucapnya.
Baca Juga: Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional, Kemendes PDT Luncurkan Festival Duta Desa Gen Z
Sebelumnya, Kemendes PDT telah melakukan peluncuran atau kick off Festival Duta Desa Gen Z di Alun-alun Kramatwatu, Serang, Banten, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Yandri menggaungkan slogan "Gen Z Tajir Melintir dari Desa" untuk mendorong anak muda agar melihat desa sebagai tempat yang memiliki berbagai peluang ekonomi dan potensi yang dapat dikembangkan.
Pembentukan Duta Desa Gen Z, menurut Yandri, juga menjadi bagian dari langkah kolaboratif untuk mendukung Astacita keenam Presiden Prabowo Subianto, yaitu membangun dari desa demi mewujudkan pemerataan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan.
Baca juga: Mendes Dorong Kades Merangin Kembangkan Desa Tematik
Ke depan, para Duta Desa Gen Z diharapkan dapat menjalankan tiga peran utama. Pertama, menjadi kreator inovasi ekonomi dengan menggali dan mengembangkan potensi lokal, seperti melalui pembentukan desa wisata, desa ekspor langsung, maupun desa tematik.
Peran berikutnya adalah sebagai penggerak digital yang memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan potensi dan perkembangan pembangunan desa.
Selain itu, Duta Desa Gen Z juga diharapkan menjadi inspirator kemandirian bagi generasi muda dengan menunjukkan bahwa pemuda di desa mampu memperoleh penghasilan tinggi melalui pengelolaan potensi lokal maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
(Sumber: Antara)
Tangkapan layar - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyampaikan paparan terkait realisasi anggaran Kemendes dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta (Antara)