Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional, Kemendes PDT Luncurkan Festival Duta Desa Gen Z

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Agu 2026, 09:47
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Kemendes PDT Luncurkan Festival Duta Desa Gen Z di Alun-alun Kramatwatu, Serang, Banten Kemendes PDT Luncurkan Festival Duta Desa Gen Z di Alun-alun Kramatwatu, Serang, Banten (Dokumentasi Kemendes)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal secara resmi meluncurkan Festival Duta Desa Gen Z yang berlangsung di Alun-alun Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten pada Sabtu 29 Agustus 2026.

Program strategis ini dirancang untuk menggerakkan dan memfasilitasi keterlibatan generasi Z (Gen Z) di 75.266 desa di seluruh Indonesia agar menjadi motor penggerak pembangunan dan pemulihan ekonomi dari pedesaan.

Peluncuran festival ini dipimpin langsung oleh Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto didampingi oleh Kepala BAPPISUS Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aries Marsudiyanto, serta dihadiri oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, beserta jajaran pemerintah daerah dan tokoh pemuda lokal.

Dalam keterangannya, Yandri Susanto menegaskan bahwa potensi ekonomi di pedesaan saat ini sangat luar biasa dan tidak kalah bersaing dengan wilayah perkotaan. Mengusung tagline inspiratif ‘Gen Z Tajir Melintir dari Desa’, Kemendes dan PDT ingin mendobrak stigma serta membangun optimisme anak muda agar percaya diri membangun tanah kelahirannya.

"Orang desa sekarang boleh tinggal di desa, tapi pendapatan mengalahkan orang kota. Contohnya di Desa Kalijaga, anak mudanya bisa berpenghasilan Rp50 juta per bulan. Ada juga BUMDes yang pendapatannya mencapai Rp28 miliar per tahun seperti di Tepian Langsat, dan ada yang Rp17,5 miliar per tahun. Ada pula bekas tambang pasir yang kita sulap jadi desa wisata dan mampu mempekerjakan 100 orang," ujar Yandri Susanto, 30 Agustus 2026.

Yandri Susanto menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya pelaksanaan Asta Cita ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi sekaligus pengentasan kemiskinan. Pelaksanaan program ini tidak diusung secara tunggal, melainkan mengedepankan prinsip kolaborasi lintas sektor.

"Bapak Presiden mengarahkan bahwa kita ini bukan Superman, tetapi kita adalah Superteam. Maka kami di Kementerian Desa melibatkan media massa, perguruan tinggi/kampus, dunia usaha, pemerintah daerah, Gen Z, pemuda desa, para kepala desa, hingga camat—semua kita kolaborasikan. Keterlibatan Gen Z akan mempercepat laju pembangunan dari desa dengan jargon 'Bangun Desa, Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia'," tambah Yandri Susanto.

Untuk pengembangan Desa Tematik hingga ekspor langsung ke 49 negara guna memfasilitasi kreativitas Gen Z, Kementerian Desa dan PDT memacu pembentukan desa-desa tematik di seluruh Indonesia, seperti desa wisata, desa ekspor, desa budaya, desa ayam telur, desa nila, desa melon, hingga desa semangka. Bahkan, pemerintah telah membuka jalur perdagangan internasional langsung dari pedesaan.

"Kita buat desa ekspor dengan 49 negara tujuan ekspor langsung dari desa. Saya sudah melepas banyak komoditas dari desa langsung ke pelabuhan tanpa perantara lagi. Ini peluang besar yang harus ditangkap Gen Z," tegas Yandri Susanto.

Dukungan Bappisus dan Pemerintah Daerah. Kepala Bappisus, Aries Marsudiyanto, memberikan apresiasi tinggi atas langkah proaktif Kementerian Desa dan PDT. Menurutnya, stimulasi dari pemerintah pusat sangat krusial untuk memediasi potensi Gen Z dengan ekosistem pedesaan.

"Ini acara yang sangat inovatif dan kreatif. Kesempatan di desa sangat luar biasa jika kita sentuh dengan kreativitas dan inovasi. Kemendes dan PDT proaktif memediasi Gen Z dan seluruh elemen desa agar mereka dapat memberikan kontribusi nyata," ungkap Aries Marsudiyanto.

Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah yang menjadi tuan rumah peluncuran festival menyampaikan rasa bangga dan mengajak seluruh generasi muda di wilayahnya untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

"Pemerintah Kabupaten Serang menyambut baik kepercayaan sebagai tuan rumah kick-off ini. Gen Z harus menangkap peluang luar biasa ini, jadilah inspirator dan motor penggerak pembangunan, khususnya dalam memanfaatkan platform digital untuk mengabarkan hal-hal positif serta memajukan ekonomi desa," tutur Ratu Rachmatuzakiyah

Setelah resmi meluncurkan Festival Duta Desa Gen Z masyarakat bisa hadir untuk menikmati hiburan yang telah disediakan yang diselenggarakan di Alun-alun Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten pada Sabtu, 29 Agustus 2026. 

Acara tersebut dimeriahkan oleh sederet artis seperti Duta Desa Mandala Abadi Shoji dan Charly Van Houten. 

HIGHLIGHT

x|close