2 Orang Tewas dalam Penembakan di Festival Salsa on St. Clair Toronto

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Jul 2026, 19:15
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Insiden penembakan di sebuah festival. Ilustrasi - Insiden penembakan di sebuah festival. (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Insiden penembakan yang terjadi pada malam pertama festival budaya Latin Salsa on St. Clair di Toronto, Kanada, menewaskan dua orang dan melukai enam lainnya. Peristiwa itu berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026, waktu setempat.

Kepolisian Toronto menyampaikan bahwa petugas dikerahkan ke kawasan St. Clair Avenue West dan Arlington Avenue tidak lama setelah pukul 20.00 waktu setempat atau sekitar pukul 07.00 WIB pada Minggu, 12 Juli 2026.

Saat insiden berlangsung, ribuan warga memadati lokasi festival yang merupakan salah satu perayaan budaya Latin terbesar di Kanada. Para pengunjung terdiri atas keluarga, anak-anak, hingga lansia yang tengah menikmati rangkaian acara pada malam pembukaan.

Wakil Kepala Kepolisian Toronto Frank Barredo menjelaskan kepada wartawan bahwa penembakan tersebut diduga merupakan aksi saling tembak antarbeberapa orang yang saling menargetkan.

Menurut Barredo, satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan korban lainnya mengembuskan napas terakhir setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Hingga kini, identitas kedua korban belum diumumkan kepada publik.

Baca Juga: Penembakan Warnai Perayaan Hari Kemerdekaan AS di New York

Selain dua korban meninggal, empat orang sempat dibawa ke rumah sakit akibat mengalami luka serius. Polisi kemudian mengonfirmasi bahwa korban luka keenam juga telah ditemukan.

Hingga saat ini, aparat Kepolisian Toronto masih memburu pelaku dan belum melakukan penangkapan. Sebelumnya polisi sempat mengeluarkan peringatan mengenai kemungkinan adanya penembak aktif, namun dugaan tersebut kemudian dinyatakan belum terbukti.

"Peringatan tentang penembak aktif itu kami keluarkan karena pada saat-saat awal kami belum mengetahui secara pasti situasi yang terjadi," kata Barredo.

Ia menambahkan bahwa informasi mengenai peristiwa tersebut terus berkembang seiring proses penanganan berlangsung.

Barredo juga mengungkapkan bahwa polisi telah mengamankan dua senjata api sebagai barang bukti. Selain itu, penyelidikan difokuskan pada tiga lokasi berbeda karena banyaknya saksi, rekaman video, serta barang bukti yang harus diperiksa sehingga proses investigasi menjadi cukup kompleks.

Video yang memperlihatkan situasi usai penembakan beredar luas di media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan para pengunjung berhamburan menyelamatkan diri melewati jalan dan gang di sekitar lokasi festival.

Baca Juga: Penembakan Dekat Area Nonton Bareng Piala Dunia Tewaskan 1 Orang

Di sisi lain, petugas layanan darurat terlihat memberikan pertolongan kepada korban, sementara polisi mengevakuasi area untuk mengamankan lokasi kejadian.

Sejumlah saksi yang diwawancarai media lokal mengatakan para pengunjung berusaha melarikan diri dalam keadaan panik. Beberapa orang bahkan dilaporkan terjatuh dan terinjak saat mencoba menyelamatkan diri.

Wali Kota Toronto Olivia Chow mengecam peristiwa tersebut dan menyebut aksi penembakan itu sebagai tindakan kekerasan yang sembrono serta tidak bertanggung jawab, terlebih terjadi di sebuah festival yang dipenuhi keluarga.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga menyatakan keterkejutannya atas insiden tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian dan petugas tanggap darurat yang dinilai bergerak cepat dalam menangani situasi.

Salsa on St. Clair merupakan festival jalanan tahunan yang digelar selama dua hari dan dikenal sebagai festival budaya Latin terbesar di Kanada.

(Sumber: Antara)

x|close