Update Kebakaran Batu Ceper Jakarta Pusat, 114 Rumah Kena Dampak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Sep 2026, 10:10
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kebakaran hantam rumah-rumah warga di Batuceper Kebakaran hantam rumah-rumah warga di Batuceper (jakarta.terkini)

NTVNews.id , Jakarta - Kebakaran melanda kawasan organisasi padat di Jalan Batu Ceper 8, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 31 Agustus 2026. Sebanyak 114 rumah terbakar dalam peristiwa tersebut dan berdampak terhadap 310 kepala keluarga (KK) atau sekitar 880 jiwa.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan penanganan pascakebakaran dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Tidak ada korban jiwa dari kalangan warga dalam kejadian tersebut.

Laporan kebakaran Batu Ceper diterima Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta sekitar pukul 13.40 WIB. Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi. Hanya beberapa menit setelah laporan diterima, unit pertama tiba dan proses pemadaman dimulai pada pukul 13.46 WIB.

Baca Juga:  VIDEO: Kepulan Asap Kebakaran Hantam Rumah Warga di Batuceper

Kondisi organisasi yang sangat padat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Ditambah lagi, angin kencang membuat kobaran api lebih cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.

Untuk mengendalikan situasi, Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat menambah kekuatan hingga mencapai 29 unit pemadam mobil dengan 135 personel. Setelah berjibaku selama beberapa jam, kobaran api berhasil dilokalisir sekitar pukul 16.17 WIB. Api kemudian dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 18.00 WIB.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim mengatakan kecepatan penanganan di lapangan menjadi salah satu hal yang terus ditekankan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kepada jajaran Pemprov DKI.

Menurut Chico, respons cepat diperlukan untuk meminimalkan dampak kebakaran sekaligus memastikan keselamatan warga.

Chico Hakim <b>(NTVNews.id/ Adiansyah)</b> Chico Hakim (NTVNews.id/ Adiansyah)

"Dalam hitungan menit setelah laporan masuk, Damkar sudah bekerja. Itu yang kami tuntut: cepat, terukur, dan tidak meninggalkan warga. Malam itu juga kewilayahan dan Dinas Sosial sudah membuka posko serta menyalurkan makanan," kata Chico, Selasa, 1 September 2026.

Ia menambahkan, pada malam yang sama unsur kewilayahan bersama Dinas Sosial langsung membuka posko dan menyediakan makanan bagi warga yang terdampak kebakaran.

Kebakaran Batu Ceper berdampak pada empat RT di RW 01, yakni RT 04, RT 05, RT 07, dan RT 09.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin ikut meninjau langsung lokasi kejadian. Sementara itu, Camat Gambir Muhammad Iqbal bersama lurah serta pengurus RT dan RW menyiapkan sejumlah lokasi pengungsian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Sebanyak empat posko pengungsian disiapkan di beberapa titik, mulai dari lapangan, tanah kosong, jalur belakang, hingga rumah warga.

Fasilitas pendukung seperti tenda, toilet dan air bersih juga disediakan. Hal ini dilakukan agar warga terdampak, termasuk balita, lansia, dan anak-anak usia sekolah, dapat memiliki tempat beristirahat yang layak selama masa penanganan.

Dinas Sosial DKI Jakarta langsung menyajikan makanan siap saji ke sejumlah posko pengungsian pada malam setelah kebakaran. Bantuan tambahan dari Bazis, Baznas, dan PMI diselenggarakan disalurkan secara bergantian mulai Selasa, 1 September 2026.

Penyebab kebakaran di Batu Ceper masih dalam penyelidikan. Polres Metro Jakarta Pusat telah menurunkan tim forensik untuk mengusut sumber awal munculnya api.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah mencatat jajaran Pemprov DKI untuk terus meredam warga Batu Ceper, khususnya masyarakat yang menjadi korban terdampak kebakaran.

HIGHLIGHT

x|close