Polisi: Posko GRIB Jaya di Kebon Jeruk Terbakar Gegara Korsleting Listrik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Agu 2026, 14:21
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kebakaran melanda Posko Ormas GRIB Jaya di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin, 31 Agustus 2026 dini hari. Kebakaran melanda Posko Ormas GRIB Jaya di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin, 31 Agustus 2026 dini hari. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Posko organisasi masyarakat GRIB Jaya di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, terbakar pada Senin, 31 Agustus 2026 dini hari. Polisi menduga kebakaran tersebut dipicu korsleting atau arus pendek listrik.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan tidak ada orang yang berada di dalam posko ketika kebakaran terjadi.

"Sementara informasi dari itu korslet listrik. Karena tidak ada siapa-siapa yang masuk ke dalam," kata Nasriadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.

Nasriadi juga memastikan tidak ditemukan indikasi pelemparan bom molotov maupun tindakan sengaja lainnya yang menyebabkan posko terbakar.

Baca JugaMinibus Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Akibat Korsleting Listrik

"Artinya sampai saat ini tidak ada bom molotov, tidak ada insiden atau apa, betul-betul itu dari korslet listrik," terang Nasriadi.

Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, penyebab kebakaran masih diperiksa. Tim laboratorium forensik (labfor) Polrestro Jakarta Barat masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan penyebabnya.

"Tim labfor tetap periksa untuk memastikan lebih jelas," pungkasnya.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Syaiful Kahfi mengatakan laporan mengenai kebakaran tersebut diterima pada pukul 02.49 WIB, Senin, 31 Agustus 2026.

Baca JugaKebakaran Hanguskan Rumah dan Ruko di Kalideres, Diduga Akibat Korsleting

"Objek (terbakar), Posko Ormas Grib," kata Syaiful.

Petugas pemadam kebakaran kemudian mengerahkan tujuh unit armada dengan total 35 personel untuk menangani kebakaran tersebut.

"Pengerahan awal, tujuh unit armada dengan 35 personel," kata Syaiful.

Dalam proses pemadaman, satu unit tambahan dengan lima personel turut dikerahkan untuk membantu petugas menangani api.

Setelah sekitar 30 menit proses pemadaman, petugas berhasil mengendalikan kebakaran. Penanganan api dinyatakan selesai pada pukul 03.28 WIB.

"Pemadaman dinyatakan selesai," kata Syaiful.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close