Pramono Siapkan Atlet Pelajar untuk PON 2028

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Agu 2026, 13:23
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (POPPROV) DKI Jakarta 2026 menjadi momentum untuk menemukan dan membina bibit atlet potensial yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.

Pramono membuka langsung POPPROV DKI Jakarta 2026 di Hall A Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 31 Agustus 2026.

Ajang olahraga pelajar tersebut diikuti 1.049 atlet dan 198 pelatih yang berasal dari lima kota administrasi Jakarta serta Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

POPPROV DKI Jakarta 2026 berlangsung pada 31 Agustus hingga 5 September 2026. Sebanyak 20 nomor pertandingan dari lima cabang olahraga dipertandingkan, yakni bola basket, bola voli, bulu tangkis, sepak bola, dan sepak takraw.

Pertandingan digelar di sejumlah fasilitas olahraga di Jakarta, di antaranya Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Gelanggang Kecamatan Pasar Minggu, Gelanggang Olahraga Bulungan, dan Gelanggang Kecamatan Cempaka Putih.

Pramono menuturkan bahwa POPPROV DKI Jakarta bukan sekadar kompetisi untuk menentukan pemenang. Ajang tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus seleksi atlet pelajar yang memiliki potensi untuk dikembangkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Menurutnya, atlet-atlet terbaik dari POPPROV 2026 dapat menjadi bagian dari persiapan kontingen Jakarta menghadapi PON XXII 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Ajang ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi untuk mengetahui, melihat, dan menyeleksi atlet-atlet terbaik dari pelajar yang ada di Jakarta yang kita persiapkan untuk maju di PON tahun 2028," katanya.

Karena itu, ia meminta para peserta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjadikan kompetisi tersebut sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding.

Pramono mengingatkan seluruh atlet agar bertanding dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan dan sportivitas.

Menurutnya, kemampuan teknis saja tidak cukup untuk menjadi atlet berprestasi. Disiplin, mental kuat, ketangguhan, serta sikap menghargai lawan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang atlet.

"Kompetisi ini menjadi ruang untuk mengukur hasil latihan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus menempa mental para atlet pelajar. Para atlet harus memanfaatkan kemampuan terbaik sekaligus membangun disiplin, ketangguhan dan sportivitas," ujarnya.

Ia pun memberikan pesan khusus kepada para atlet agar tetap menjunjung sikap sportif selama pertandingan berlangsung.

"Kepada anak-anakku sekalian, bertandinglah secara fair, jujur, adil, dan ksatria. Jadilah atlet yang disiplin, tangguh, mempunyai talenta, dan menghargai lawan," pesannya.

HIGHLIGHT

x|close