Ntvnews.id
Menurut Pramono, lonjakan kunjungan ke JIS terlihat signifikan setelah integrasi transportasi menuju stadion semakin baik. Bahkan, pada Sabtu dan Minggu lalu, jumlah masyarakat yang datang ke JIS meningkat hingga lebih dari 300 persen dibandingkan sebelumnya.
"Jadi JIS ini sekarang transportasi ke JIS sekarang sudah jauh lebih mudah. Bahkan kemarin ketika Sabtu-Minggu, orang datang ke JIS itu naik lebih dari 300 persen," katanya di Jakarta Pusat, Kamis, 9 Juli 2026.
Baca Juga: Rencana Pramono Gelar Khitanan Massal 5.000 Anak Menyambut 5 Abad Jakarta
Stasiun JIS Mulai Layani Commuter Line Tanjung Priok (Istimewa)
Politisi PDIP tersebut mengungkapkan, tingginya aksesibilitas membuat kawasan JIS tidak hanya ramai saat ada pertandingan atau konser, tetapi juga mulai dimanfaatkan masyarakat sebagai lokasi berolahraga pada sore hingga malam hari.
Menurutnya, perubahan pola aktivitas tersebut menunjukkan bahwa JIS telah berkembang menjadi salah satu ruang publik yang semakin diminati warga Jakarta.
"Sekarang bahkan sebagian hari Sabtu-Minggu orang sudah menggunakan JIS untuk berolahraga di malam hari," ungkapnya.
Ia memastikan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus mendukung setiap kegiatan yang digelar di Jakarta International Stadium, termasuk jika nantinya diselenggarakan acara nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola atau kegiatan berskala besar lainnya.
"Dan kalau itu bisa dilakukan artinya nanti pada saat ada nobar di JIS saya yakin pasti akan dipersiapkan termasuk transportasinya, apakah dengan KRL, dengan Transjakarta dan sebagainya. Pasti sudah dipersiapkan," tutup Pramono.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)