Ntvnews.id, Jakarta - Beredar informasi prajurit TNI bersenjata mengepung Polda Metro Jaya dini hari tadi terkait penggeledahan yang dilakukan polisi di sebuah cafe di Cipete, Jakarta Selatan. Para anggota TNI itu disebut mendatangi Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
Pihak TNI membantah informasi tersebut. Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Muhammad Nas, informasi yang beredar di kalangan wartawan itu hoaks.
"Berita tersebut sangat ngga mungkin," ujar Nas kepada wartawan, Kamis, 9 Juli 2026. TNI, kata dia sangat menghargai proses hukum. "Kalau ada kasus pasti TNI sangat menghargai proses," ujar Brigjen Nas.
Baca Juga: Rumah Diduga Punya Pejabat Negara Dijaga Tentara Pasca Penggeledahan Kafe oleh Kortastipidkor
Kapuspen Mabes TNI Brigjen TNI Muhamad Nas saat jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026). ANTARA/Walda Marison (Antara)
Terkait informasi bahwa yang mendatangi Polda Metro ialah personel Badan Intelijen Strategis atau BAIS, Brigjen Nas memberikan penjelasan.
Menurut dia, mustahil personel intelijen mengakui profesinya. "Lagian kalau ada yang mengaku personel BAIS, diragukan kebenarannya," ucapnya.
Restoran de Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan. (Antara)
Baca Juga: Detik-detik Polisi Temukan Brankas Tersembunyi di Balik Lemari saat Geledah Kafe De'Clan Cipete
Adapun berdasarkan informasi yang didapat, memang ada personel TNI yang mendatangi Gedung Ditreskrimsus pada kemarin malam dan dini hari tadi. Namun, kehadiran mereka bukan untuk mengepung kantor polisi tersebut. Juga bukan terkait penggeledahan kafe di Cipete.
Mereka datang untuk apel. Apel dilakukan bersama polisi dan Satpol PP. Apel dilaksanakan sebelum mereka melaksanakan patroli bersama guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terkait tawuran.
Kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari, sejak beberapa waktu lalu. Jumlah prajurit TNI yang terlibat dalam patroli rutin ini sekitar 30 personel, dan memang bersenjata.
Prajurit TNI yang apel bersama Polri dan pemda di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, guna patroli bersama, Rabu, 8 Juli 2026 malam.