Pemotor yang Viral Ngaku Tentara Saat 'Jajah' Trotoar Depok Akhirnya Mengaku Bukan Anggota TNI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jul 2026, 14:58
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi prajurit TNI. Ilustrasi prajurit TNI. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemotor yang sempat viral usai mengaku sebagai anggota TNI ketika ditegur karena melintas di atas trotoar di Jalan Kartini, Kota Depok, akhirnya memberikan klarifikasi. Pria bernama Syaiful Anwar itu mengakui bahwa dirinya bukan anggota TNI, melainkan seorang karyawan swasta yang bekerja di bidang marketing.

Klarifikasi tersebut disampaikan Syaiful di hadapan anggota TNI serta pihak yang sebelumnya menegurnya karena menggunakan trotoar sebagai jalur kendaraan, Minggu (5/7/2026). Dalam pernyataannya, ia meluruskan pengakuan yang sempat memicu perhatian publik di media sosial.

"Saya Syaiful Anwar, pekerja marketing. Ingin mengklarifikasikan bahwa saya bukan anggota TNI, tetapi saya adalah warga biasa," kata Syaiful.

Selain meluruskan identitasnya, Syaiful juga menyampaikan permohonan maaf kepada institusi TNI karena telah mengaku sebagai anggota tentara. Ia mengakui tindakannya telah mencoreng nama baik institusi tersebut.

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada institusi TNI dan seluruh TNI di Indonesia karena telah mencemarkan nama baik institusi TNI," kata Syaiful.

Tak hanya itu, ia turut meminta maaf kepada masyarakat, khususnya pejalan kaki, karena telah mengendarai sepeda motor di atas trotoar dan melawan arus lalu lintas.

"Dan saya juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada pejalan kaki karena telah menyalahgunakan trotoar dengan melawan arah menggunakan sepeda motor," ucapnya.

Aksi di Trotoar Sempat Viral

Peristiwa tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan setelah video yang memperlihatkan Syaiful melintas menggunakan sepeda motor di atas trotoar Jalan Kartini beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, ia tampak melawan arah dan dihadang oleh seorang pejalan kaki yang menegurnya karena trotoar merupakan fasilitas khusus bagi pejalan kaki.

"Ini untuk pejalan kaki, bukan untuk motor," ujar perekam video.

Saat ditegur, Syaiful sempat mengaku sebagai anggota TNI.

Baca Juga: Paul McCartney Meriahkan Resepsi Pernikahan Taylor Swift dengan Lagu The Beatles

"Saya ini anggota, bukan apa-apa," jawab pemotor tersebut.

Perekam video kemudian menanggapi pernyataan itu dengan menegaskan bahwa status sebagai anggota TNI tidak dapat dijadikan alasan untuk melanggar aturan.

"Saya nggak peduli anggota atau bukan. Saya mau ke gereja, jangan bikin saya emosi. Seharusnya kalau Bapak tentara tidak mengikuti yang tidak benar," timpal perekam video.

Setelah percakapan tersebut, pemotor turun dari kendaraannya dan menghampiri perekam video.

"Kenapa? Kenapa? Banyak orang begini. Rumah saya dekat sini," ujar pemotor tersebut.

Kodim Pastikan Bukan Anggota TNI

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, jajaran Kodim 05/08 Kota Depok melakukan pengecekan terhadap identitas pemotor yang bersangkutan. Hasil penelusuran memastikan bahwa Syaiful bukan anggota TNI.

"Kami cek di lapangan, ternyata yang bersangkutan bukan anggota TNI," ujar Dandim 05/08 Kota Depok Kolonel Ginanjar Wahyutomo.

Ginanjar menjelaskan, Syaiful merupakan seorang karyawan swasta. Pihak Kodim juga telah meminta yang bersangkutan memberikan klarifikasi terkait pengakuannya yang sempat menghebohkan publik.

"Pekerjaan sebagai karyawan swasta. Yang bersangkutan sudah kami minta klarifikasi bahwa yang bersangkutan bukan anggota TNI," ungkapnya.

x|close