Apresiasi Aksi Heroik 'Superman' Pemadam Karhutla di Kalteng, Menhut Siapkan Beasiswa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Agu 2026, 21:42
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menhut Raja Juli Antoni berjumpa dengan Rudiansyah yang mengenakan kostum superman saat berpartisipasi dalam penanganan karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (19/8/2026). Menhut Raja Juli Antoni berjumpa dengan Rudiansyah yang mengenakan kostum superman saat berpartisipasi dalam penanganan karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (19/8/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memberikan apresiasi tinggi kepada Rudiansyah, seorang remaja di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Rudiansyah mencuri perhatian publik setelah beraksi secara aktif membantu petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengenakan kostum superhero Superman di kawasan Petuk Katimpun.

Dalam pertemuannya saat melakukan peninjauan lokasi karhutla di Palangka Raya pada Rabu, Menhut langsung memberikan penawaran istimewa usai mendengar cita-cita remaja tersebut.

"Tadi beliau (Rudiansyah) mengatakan ingin menjadi polisi hutan. Saya memberikan peluang kalau nanti mau kuliah, saya akan memberikan beasiswa," kata Menhut di Palangka Raya, Rabu, 19 Agustus 2026.

Tak hanya itu, Raja Juli juga menyampaikan pesan dan salam hangat secara khusus dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada Rudiansyah atas aksi sigapnya di lapangan.

 
“Saya datang ke sini, saya pamit ke Pak Presiden Prabowo Subianto. Pak Prabowo menyampaikan salam kepada Rudiansyah. Ini salah satu contoh anak muda yang luar biasa. Ini superhero, tapi juga menjadi forest hero, pahlawan yang menyelamatkan hutan kita,” katanya.

Menhut menegaskan bahwa aksi Rudiansyah merupakan wujud nyata community participation atau partisipasi masyarakat yang menjadi fondasi penting dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, Manggala Agni, BNPB, dan BPBD tidak akan berjalan maksimal tanpa bantuan langsung dari warga setempat melalui tradisi gotong-royong.

“Tanpa ada partisipasi masyarakat dalam menanggulangi karhutla, pasti tidak akan bisa selesai,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret mendukung peran warga di garis depan, Menhut turut menyerahkan bantuan sarana pengendalian karhutla secara simbolis kepada kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). Bantuan tersebut meliputi mesin Robin, lima unit selang 1,5 inci, satu nozzle, 10 pasang sepatu boot, lima setel baju pemadam, lima masker, serta 10 pasang sarung tangan guna memperkuat kapasitas pemadaman awal di tingkat tapak.

 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close