Ntvnews.id
Ia mengatakan telah menerima laporan mengenai hilangnya pagar besi, termasuk kasus pencurian material logam di sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jakarta. Ia memastikan aparat terkait telah diminta untuk mengusut kasus tersebut hingga para pelaku berhasil ditangkap.
"Jakarta ini sebagai kota yang terbuka, tentunya tidak bisa 100 persen tidak terjadi apa-apa. Saya sudah mengecek dan juga mendapatkan laporan mengenai adanya pencurian apa, besi-besi di beberapa JPO," ujar Pramono di Jakarta Pusat, Selasa, 7 Juli 2026.
Baca Juga: Pramono Siapkan Kejutan, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis Selama 5 Hari!
Kondisi pagar besi digondol maling. (Antara/Siti Nurhaliza)
Sebagai langkah tegas, Pramono mengungkapkan bahwa Pemprov DKI akan memberikan sanksi sosial kepada pelaku apabila terbukti merupakan penerima bantuan dari pemerintah.
Menurutnya, pelajar yang terbukti terlibat dalam aksi pencurian fasilitas umum akan dicabut haknya sebagai penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Sementara itu, bagi pelaku yang tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos), pemerintah juga akan menghentikan penyaluran bantuannya.
"Bagi siapapun yang melakukan itu, kalau dia pelajar, maka apa, KJP-nya pasti akan kami cabut. Kalau dia penerima bansos, bansosnya tidak kita berikan," tegasnya.
Pramono menambahkan, Pemprov DKI telah memperkuat sistem pengawasan di berbagai fasilitas publik dengan memasang kamera pengawas (CCTV) di hampir seluruh JPO di Jakarta.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)