Ntvnews.id,
Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, mengatakan bahwa pada hari pertama Gelombang II akan ada 15 kloter yang tiba di Arab Saudi.
"Insya Allah kita akan menerima kloter pertama dari Gelombang II ini yaitu dari SOC 44 asal Solo. Total ada 15 kloter yang akan kami terima di hari pertama Gelombang II ini ," kata Ihsan Faisal di Makkah pada Rabu malam, 6 Mei 2026.
Ia menjelaskan bahwa jamaah Gelombang II memiliki pola perjalanan berbeda dibanding Gelombang I.
Baca Juga: Arab Saudi Luncurkan “Darbak Noor” untuk Tingkatkan Keselamatan Jalan Haji
Jika sebelumnya jamaah mendarat di Madinah, kini penerbangan langsung menuju Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah sebelum diberangkatkan ke Makkah.
Karena itu, seluruh jamaah diwajibkan telah mengenakan pakaian ihram sejak keberangkatan dari embarkasi di Indonesia.
Sesuai jadwal, rombongan pertama dari SOC 44 diperkirakan tiba di pemondokan Makkah sekitar pukul 09.55 Waktu Arab Saudi (WAS).
Ihsan menuturkan bahwa pola kedatangan jamaah dari Jeddah akan berlangsung dinamis selama 24 jam, sehingga seluruh petugas dan infrastruktur pelayanan disiagakan penuh tanpa henti.
"Petugas akan siaga penuh 24 jam untuk menerima kedatangan para jamaah, baik yang bergeser dari Madinah maupun yang baru tiba dari Jeddah," ujarnya.
Di saat yang sama, Daker Makkah juga terus mengawal proses perpindahan jamaah Gelombang I dari Madinah menuju Makkah.
Hingga saat ini tercatat sebanyak 110 kloter atau lebih dari 42.000 jamaah, sekitar 45 persen dari total jamaah Gelombang I, telah tiba di Makkah.
Baca Juga: Mau Naik Haji, Purbaya Doakan Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 6 Persen
Untuk menjaga kondisi kesehatan jamaah setelah menempuh perjalanan panjang sekitar 9 hingga 12 jam dari Indonesia menuju Makkah, PPIH mengimbau jamaah agar memprioritaskan istirahat terlebih dahulu setibanya di hotel sebelum menjalankan ibadah umrah wajib.
Menghadapi peningkatan aktivitas ibadah, Makkah kini menjadi pusat utama pelayanan haji. Ratusan personel tambahan dari Daker Madinah dan Daker Bandara yang telah menyelesaikan tugasnya akan dialihkan untuk memperkuat pelayanan di Makkah.
"Seluruh petugas sudah siap, pengalaman kelancaran pada gelombang pertama menjadi modal berharga bagi kami untuk menyukseskan gelombang kedua ini," kata Ihsan.
(Sumber: Antara)
Petugas haji sigap mendorong kursi roda jamaah lansia dan disabilitas yang tiba di bandara. ANTARA/HO-MCH 2026 (Antara)