Ntvnews.id , Jakarta - Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah menegaskan komitmennya dalam menangani kasus dugaan keterlibatan warga negara Indonesia (WNI) dalam praktik haji ilegal di Makkah.
"KJRI di Jeddah akan segera berkoordinasi dengan aparat keamanan Arab Saudi untuk mengawal proses hukum ketiga orang yang diduga WNI dimaksud," demikian pernyataan resmi KJRI di Jeddah yang diterima di Jakarta, Kamis, 30 April 2026.
KJRI menjelaskan bahwa pada Selasa, 28 April 2026, tiga orang yang diduga WNI diamankan oleh aparat keamanan setempat di Makkah.
Dari penggerebekan di tempat tinggal mereka, ditemukan sejumlah bukti awal yang mengarah pada praktik haji ilegal.
Baca Juga: KJRI Jeddah Siapkan 700 Tenaga Pendukung Layani Jamaah Haji di Makkah
Dua dari tiga orang tersebut bahkan ditangkap saat mengenakan atribut petugas haji Indonesia.
Hingga saat ini, identitas ketiganya masih dalam proses verifikasi oleh pihak berwenang.
"Saat ini sedang dilakukan verifikasi terkait identitas ketiga orang tersebut," menurut pernyataan KJRI.
KJRI juga menyoroti keseriusan aparat keamanan Arab Saudi dalam memberantas praktik haji ilegal melalui berbagai operasi penertiban, khususnya di wilayah Makkah.
Baca Juga: KJRI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Kebakaran Bus Umrah di Madinah
Hal ini terlihat dari sejumlah unggahan resmi yang memperlihatkan penindakan terhadap pelanggaran aturan, termasuk upaya memasukkan jemaah tanpa izin resmi (tasreh) ke kota suci tersebut.
Berdasarkan pemantauan KJRI, terlihat pula sejumlah bus yang digunakan untuk membawa keluar para pelanggar aturan tasreh dari Makkah sebagai bagian dari penegakan hukum.
Sebagai langkah pencegahan, KJRI kembali mengingatkan seluruh WNI untuk mematuhi ketentuan “la haj bila tasreh”, yaitu larangan melaksanakan ibadah haji tanpa izin resmi dari otoritas Arab Saudi.
"Untuk itu, KJRI di Jeddah kembali mengimbau kepada para WNI untuk sama-sama mematuhi ketentuan la haj bila tasreh. Jangan sampai mau haji mabrur, malah mabur," demikian KJRI.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Jamaah calon haji mengantre masuk ke dalam pesawat di Bandara Sultan Babulah Ternate, Maluku Utara, Rabu 29 April 2026. (ANTARA FOTO/Andri Saputra) (Antara)