Kemenhaj Imbau Jamaah Bayar Dam Lewat Mekanisme Resmi Arab Saudi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mei 2026, 08:30
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Jamaah haji Indonesia menaiki bus Shalawat di Syisyah untuk menuju ke Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, Jumat (1/5/2026). (ANTARA FOTO/Citro Atmoko) Jamaah haji Indonesia menaiki bus Shalawat di Syisyah untuk menuju ke Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, Jumat (1/5/2026). (ANTARA FOTO/Citro Atmoko) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengingatkan jamaah haji Indonesia untuk melakukan pembayaran dam melalui mekanisme resmi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.

"Jamaah yang akan melakukan pembayaran dam di Arab Saudi wajib menggunakan Adhahi. Kami mengingatkan agar tidak melakukan pembayaran di luar mekanisme resmi, termasuk membeli sendiri hewan di pasar," kata Kepala Biro Humas Kemenhaj Moh. Hasan Afandi dalam keterangan pers kementerian di Jakarta pada Sabtu.

Dam merupakan denda yang wajib ditunaikan oleh jamaah haji yang melanggar ketentuan atau meninggalkan kewajiban dalam pelaksanaan ibadah haji.

Kewajiban ini salah satunya berlaku bagi jamaah yang melaksanakan haji tamattu’, yakni menjalankan umrah terlebih dahulu sebelum menunaikan ibadah haji karena datang lebih awal ke Tanah Suci.

Hasan menyampaikan bahwa hingga hari operasional ke-12, penyelenggaraan ibadah haji berjalan dengan lancar, baik dalam proses keberangkatan, kedatangan, maupun pergerakan jamaah dari Madinah menuju Makkah di Arab Saudi.

Menurutnya, hingga Jumat (1/5), sebanyak 175 kelompok terbang (kloter) yang terdiri atas 68.082 jamaah dan 697 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Dari jumlah tersebut, 165 kloter dengan total 64.129 jamaah dan 657 petugas telah tiba di Kota Madinah, sementara 19 kloter yang mencakup 7.387 jamaah dan 76 petugas sudah berada di Kota Makkah.

Baca Juga: Infografik: Layanan Konsumsi Jamaah Haji 2026 Ditingkatkan, Porsi Lebih Bergizi

Hasan menambahkan bahwa petugas terus disiagakan di berbagai titik layanan untuk memastikan proses pergerakan jamaah berlangsung aman dan tertib.

"Seluruh proses terus kami kawal agar berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi jamaah," katanya.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan layanan kesehatan bagi jamaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci.

Berdasarkan data Kemenhaj, sebanyak 5.576 jamaah menjalani rawat jalan, 105 orang dirujuk ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia, dan 125 orang mendapatkan perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Sebanyak 39 jamaah masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat akibat gangguan kesehatan.

Jumlah jamaah haji Indonesia yang wafat juga dilaporkan bertambah dua orang sehingga total menjadi tujuh orang.

Baca Juga: Bus Shalawat Gratis Siap Layani Jamaah Haji di Makkah Mulai 30 April

Kemenhaj mengimbau para jamaah untuk tidak membawa barang secara berlebihan, menjaga asupan cairan dengan memperbanyak minum air putih, mengatur waktu ibadah ke masjid, serta menjaga kondisi fisik agar tetap prima hingga rangkaian ibadah haji selesai.

Jamaah juga diminta segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami keluhan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

(Sumber: Antara)

TERKINI

Iran Aktifkan Pertahanan Udara di Tengah Ketegangan dengan AS

Luar Negeri Minggu, 3 Mei 2026 | 08:30 WIB

Jepang Tunda Rencana Kirim Pasukan ke Selat Hormuz, Kenapa?

Luar Negeri Minggu, 3 Mei 2026 | 08:00 WIB

Zionis Israel Tahan 2 Aktivis Armada Bantuan Gaza

Luar Negeri Minggu, 3 Mei 2026 | 07:30 WIB

Presiden Myanmar Pindahkan Aung San Suu Kyi ke Tahanan Rumah

Luar Negeri Minggu, 3 Mei 2026 | 06:45 WIB

Balita Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel Swiss Bell

Viral Minggu, 3 Mei 2026 | 06:35 WIB

Gadis Hilang Sejak 2024, Keluarga Minta Bantuan Warga

Viral Minggu, 3 Mei 2026 | 06:30 WIB
Load More
x|close