RANS Dukung MonoPlay Festival 2026 di Taman Ismail Marzuki

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Sep 2026, 21:37
thumbnail-author
April
Penulis & Editor
Bagikan
Rans Dukung MonoPlay Festival 2026 di Taman Ismail Marzuki Rans Dukung MonoPlay Festival 2026 di Taman Ismail Marzuki (NTVNews)

Ntvnews.id, Jakarta - Festival monolog bergengsi, MonoPlay Festival 2026 yang didukung oleh RANS, siap menyapa para pecinta seni pertunjukan pada 23–25 September 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat. 

Dengan mengusung tema utama Lakon@cting, gelaran ini berfokus menjawab pertanyaan mendasar mengenai dinamika hubungan mendalam antara satu aktor dengan sebuah naskah pertunjukan.

Melalui tema tersebut, festival ini memosisikan lakon dan acting sebagai dua elemen kunci yang saling berkelindan dalam proses pemeranan. MonoPlay Festival hadir sebagai wadah eksperimental untuk melihat bagaimana sebuah teks dibaca, ditafsirkan, hingga dihidupkan secara utuh melalui olah tubuh, vokal, imajinasi, dan kehadiran fisik seorang aktor tunggal di atas panggung.

Direktur Festival, Teuku Rifnu Wikana, mengungkapkan bahwa perhelatan ini didesain sebagai ruang kolaboratif antar-pekerja seni.

"MonoPlay Festival adalah ruang perjumpaan para aktor dalam sebuah pengalaman artistik," ujar Teuku Rifnu Wikana.

Baca Juga: Indonesian Horror Film Festival Melbourne 2026: Menduniakan Film Horor Indonesia

Secara manajerial dan artistik, festival ini digawangi oleh kolaborasi empat direktur lintas disiplin, yakni Teuku Rifnu Wikana (Direktur Festival), Krisna Aditya (Direktur Artistik), Aida Fuady (Direktur Program), dan Ronny Marchiano (Direktur Teknis).

Sementara itu, Nirantara Guna Cipta bertindak sebagai penyelenggara utama yang menginisiasi dan mengelola jalannya festival. Penyelenggaraan ini ditujukan sebagai bentuk dorongan nyata terhadap ekosistem seni pertunjukan nasional agar lebih terbuka, inklusif, dan responsif terhadap keberagaman ekspresi seni.

MonoPlay Festival 2026 Powered By RANS akan menghadirkan enam aktor dengan latar belakang dan eksplorasi karya yang beragam:

Kimberly Ryder membawakan lakon Aku Masih Di Sini

Rahayu Saraswati tampil lewat Kalau Bukan Aku

Sigit Hardadi membawakan karya Jadi Diri Sendiri

Bagus Ade Saputra menyuarakan fenomena kontemporer melalui Brain Rot

Tegar Bramanastrya membawakan lakon berjudul Saweran

Yeliz Čelebić, seniman internasional yang hadir memberikan perspektif keaktoran global.

Selain panggung utama, panitia juga menyediakan Panggung Sayap sebagai wahana eksplorasi dan perjumpaan artistik yang dikemas lebih cair dan interaktif.

Tak sekadar menyajikan Seni Pertunjukan, festival ini memperluas jangkauannya lewat berbagai agenda edukatif dan pameran, di antaranya:

Kelas Lakon@cting: Sesi wawasan mengenai proses interpretasi teks dan keaktoran.

Pameran Lukisan Solo: Menampilkan karya seni rupa dari seniman Idol Daeng.

Ngobrol Bareng Aktor: Ruang diskusi terbuka mengenai pengalaman personal aktor, hubungan tubuh dengan naskah, serta dinamika panggung.

Penyelenggara menegaskan bahwa MonoPlay Festival 2026 Powered By RANS tidak bertujuan untuk membakukan satu definisi tunggal mengenai profesi keaktoran. Sebaliknya, festival ini hadir untuk merayakan beragam kemungkinan yang bisa lahir ketika seorang aktor berdialog dengan sebuah lakon.

x|close