Ntvnews.id, Jakarta - Presenter Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah sejumlah Insta Story yang diduga membongkar identitas para oknum koordinator aksi unjuk rasa di depan gedung Trans TV. Aksi demo tersebut kabarnya menyerukan pemboikotan terhadap dirinya, namun diwarnai dugaan praktik pengerahan massa bayaran.
Melalui akun Instagram pribadinya, Ruben membagikan serangkaian postingan yang menyoroti sejumlah nama serta gelagat para penggerak aksi. Dalam unggahan tersebut, ia menyindir motif di balik demonstrasi yang dinilainya sarat akan rekayasa.
Dalam postingan pertamanya, Ruben menyindir kelompok pendemo yang mengenakan dress code tertentu dan mempertanyakan urgensi dari aksi tersebut di tengah berbagai isu pemerintahan yang lebih krusial.
"Tenang de, gak usah ngomong kt udh tahu kok dalang nya seru jg pake dresscode nih yeeeeee kalau ada yg mau ikut info kemana untuk demo ?? maaf ya netizen, pd hal masih ada masalah pemerintahan yg penting, tp ini gak mau kalah spotlight nih wkwkwkwk edannnnn, ade aje gebrakan nyeee coba netizen info dong klo ada yg tahu cerita jenaka ini," tulis Ruben dalam unggahannya, 6 November 2026.
Baca Juga: Alasan Ruben Onsu Kena Boikot hingga Didemo
Tidak berhenti di situ, pada postingan kedua hingga keempat, Ruben mulai menyebutkan sejumlah nama dan membagikan foto sosok yang diduga menjadi motor penggerak massa di lapangan, salah satunya seseorang yang disebut sebagai Bang Epul.
"Ada yang kenal orang ini ?? mungkin bisa di info ya !! Btw Bang epullIIIIII dimana??? wkwkwkwkwk btw ini siapa yg td teriak2 ?? Knp cepet amat ?? mau ketemu ?? ya udh tunggu ya yg ada di group dan yg tanggung jawab BANG EPULLLLLLL WKWKWKWKWK," lanjutnya.
Bahkan, Ruben secara terang-terangan menuliskan identitas lengkap yang diduga milik sang koordinator lapangan beserta nama orang tuanya, serta melontarkan tantangan secara terbuka.
"Saepul rosad Nugraha alias Bang epul, anaknya Pak Rosid dan ibu Rahma anda dimana sekrang ?? jalan-jalan ke Purwakarta yuk epull," tulisnya di postingan ketiga, disusul unggahan keempat yang menyindir sosok lain berinisial "Sipakok" terkait jumlah massa yang dikumpulkan hari itu.
Dugaan Massa Bayaran Rp40 Ribu
Berdasarkan tangkapan layar percakapan (chat) yang turut dibagikan oleh Ruben Onsu di Instagram, terungkap dugaan bahwa para oknum tersebut sengaja mengoordinasikan massa untuk berkumpul di depan gedung Trans TV. Massa tersebut dikabarkan dikerahkan untuk menyuarakan seruan boikot terhadap Ruben Onsu dengan imbalan finansial sebesar Rp40 ribu per orang.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Ruben Onsu maupun pihak-pihak yang namanya disebut dalam unggahan tersebut belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut terkait keabsahan bukti chat maupun kelanjutan dari polemik aksi unjuk rasa ini.
Ruben Onsu (Instagram)