Iran Batasi Kapal di Selat Hormuz, Biaya Keluar Rp34 Miliar per Tanker

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Apr 2026, 08:11
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz setelah gencatan senjata AS-Iran sementara selama dua pekan, dengan syarat selat tersebut dibuka kembali, terlihat di Oman, Rabu (8/4/2026). /ANTARA/Shady Alassar/Anadolu/pri. Kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz setelah gencatan senjata AS-Iran sementara selama dua pekan, dengan syarat selat tersebut dibuka kembali, terlihat di Oman, Rabu (8/4/2026). /ANTARA/Shady Alassar/Anadolu/pri. (Antara)

Ntvnews.id, 

Moskow - Iran dilaporkan berencana membatasi jumlah kapal yang melintas di Selat Hormuz menjadi sekitar 12 unit per hari, dengan biaya yang dapat mencapai hingga 2 juta dolar AS (sekitar Rp34,2 miliar) untuk setiap kapal tanker berukuran besar.

Informasi tersebut disampaikan oleh The Wall Street Journal dalam laporannya.

Menurut laporan tersebut, para pemilik kapal dari berbagai negara saat ini tengah melakukan negosiasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) guna memperoleh izin melintasi jalur strategis tersebut.

Baca Juga: IRGC Klaim Serang Kapal Israel dan Kapal Serbu AS

Media itu juga menyebutkan bahwa kapal yang diizinkan melintas harus mengikuti rute khusus yang telah ditentukan serta mendapatkan izin resmi sebelum memasuki wilayah tersebut.

Sebelumnya, pada Rabu, 8 April 2026 malam, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan antara Washington dan Teheran.

Selanjutnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa Selat Hormuz kembali dibuka.

Jalur ini merupakan salah satu rute pelayaran paling vital di dunia karena menjadi jalur distribusi sekitar 20 persen pasokan minyak, produk petroleum, dan gas alam cair (LNG) global.

Baca Juga: IRGC: Selat Hormuz Tak Akan Kembali Normal bagi AS dan Israel

(Sumber: Antara)

x|close