TNI Berduka, Prajurit Satgas UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Mar 2026, 16:35
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Monumen Garuda bertuliskan “Indonesia” berdiri megah di markas INDOBATT, melambangkan semangat dan dedikasi prajurit TNI dalam menjalankan misi perdamaian dunia di bawah naungan PBB. Monumen Garuda bertuliskan “Indonesia” berdiri megah di markas INDOBATT, melambangkan semangat dan dedikasi prajurit TNI dalam menjalankan misi perdamaian dunia di bawah naungan PBB. (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyampaikan duka mendalam atas gugurnya satu prajurit dalam insiden yang terjadi di wilayah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Lebanon Selatan, Minggu, 29 Maret 2026.

Berdasarkan keterangan resmi Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Senin, 30 Maret 2026, insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi situasi keamanan di wilayah tersebut. Peristiwa itu menimpa prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL.

Dalam kejadian tersebut, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur. Sementara itu, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan.

Baca Juga: Indonesia Kecam Keras Serangan yang Tewaskan Personel UNIFIL, Desak Investigasi Transparan

Dua prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan medis di Hospital Level I UNIFIL. Adapun prajurit yang mengalami luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut guna mendapatkan perawatan lanjutan.

Sementara itu, jenazah prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ) UNIFIL dan tengah menjalani proses administrasi untuk pemulangan ke Indonesia. Proses tersebut turut dibantu oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut.

TNI menyebut insiden tersebut terjadi di tengah situasi saling serang artileri di wilayah Lebanon Selatan. Hingga kini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut, dan proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL.

Baca Juga: 4 Personel UNIFIL Terluka Setelah Beberapa Kali Diserang

Seiring meningkatnya eskalasi konflik, TNI telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku dalam misi UNIFIL.

“TNI menegaskan komitmennya untuk melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan prajurit,” demikian pernyataan resmi Puspen TNI.

Selain itu, TNI juga terus memantau perkembangan situasi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah kontinjensi menyesuaikan dinamika keamanan di daerah penugasan Lebanon.

x|close