Serangan Iran Picu Kerusakan Pesawat di Bandara Dubai

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Mar 2026, 10:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pesawat Emirates Pesawat Emirates (Instagram @emirates)

Ntvnews.id, Dubai - Serangan yang dilancarkan Iran dilaporkan menyebabkan kerusakan pada dua pesawat milik Emirates dan Saudia Airlines saat berada di area parkir Bandara Dubai.

Insiden tersebut terjadi pada fase awal serangan Iran. Mengutip laporan The Wall Street Journal, Jumat, 27 Maret 2026, tidak ada pesawat yang ditembak jatuh pada awal konflik. Namun demikian, sejumlah pesawat yang sedang diparkir mengalami kerusakan.

Dua di antaranya adalah Airbus A380 milik Emirates yang dikenal sebagai pesawat penumpang terbesar di dunia serta Airbus A321 milik Saudia. Selain itu, tiga pesawat pribadi juga dilaporkan terdampak. Kerusakan terjadi akibat serpihan rudal yang menghantam area bandara.

Peristiwa ini menyoroti kerentanan pusat penerbangan utama di kawasan Timur Tengah, meskipun operasional penerbangan komersial masih terus berlangsung.

Sebagai respons, Uni Emirat Arab telah menetapkan koridor penerbangan khusus bagi pilot dan menyiapkan pengendali lalu lintas udara untuk segera mengalihkan rute pesawat. Selain itu, jet tempur juga dikerahkan untuk membantu melindungi pesawat dari ancaman drone, menurut sumber yang mengetahui strategi tersebut.

Baca Juga: Cuaca Buruk di Bali, Pesawat Emirates Dubai-Denpasar Gagal Mendarat dan Dialihkan ke Singapura

Ketegangan di kawasan terus meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Konflik tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah negara seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS. Serangan ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga mengganggu stabilitas pasar global serta sektor penerbangan.

Sebelumnya, aktivitas penerbangan di Dubai juga sempat terganggu setelah serangan drone menghantam area bandara pada Senin, 26 Maret 2026.

Pesawat Emirates  <b>(Instagram @emirates)</b> Pesawat Emirates (Instagram @emirates)

Dua penerbangan dari Indonesia turut terdampak, yakni rute Jakarta–Dubai dan Denpasar–Dubai yang harus dialihkan pendaratannya ke bandara lain di kawasan Abu Dhabi serta Al Maktoum International Airport.

Sejumlah penerbangan lainnya juga dialihkan, sementara otoritas penerbangan sipil Dubai sempat menghentikan operasional bandara.

Baca Juga: Drone Hantam Gedung Apartemen Mewah di Dubai Creek Harbour, Picu Kebakaran Besar

"Sebagai tindakan pencegahan untuk memastikan keselamatan semua penumpang dan staf," demikian pernyataan Otoritas Bandara Dubai.

Namun, pihak otoritas belum memberikan kepastian terkait waktu normalisasi kembali operasional penerbangan di bandara tersebut.

x|close