Ntvnews.id, Jakarta - Polda Metro Jaya masih mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus, yang terjadi di Jakarta Pusat.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan proses penyelidikan saat ini tengah dilakukan oleh penyidik.
"Saat ini, sedang didalami oleh Sat Reskrim Polres Jakpus, mendalami saksi dan TKP (Tempat Kejadian Perkara)," kata Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Ia juga menegaskan kepolisian mengecam tindakan kekerasan tersebut dan berharap pelaku dapat segera ditangkap.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat Roby Heri Saputra membenarkan adanya insiden penyiraman air keras terhadap aktivis HAM tersebut.
"Benar, ada kejadian demikian, laporan resmi dari korban belum ada, namun kami sedang melakukan penyidikan untuk mengetahui identitas pelaku melalui scientific investigation," ujar Roby.
Baca Juga: KontraS Desak Polisi Usut Tuntas Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus
Sebelumnya, KontraS mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang terjadi di Jakarta Pusat.
Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya menilai serangan tersebut merupakan bentuk kekerasan serius terhadap pembela hak asasi manusia yang harus segera direspons melalui penyelidikan menyeluruh oleh aparat penegak hukum.
“Peristiwa ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat, khususnya pembela HAM,” kata Dimas dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat.
Menurutnya, Andrie Yunus diserang oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan air keras hingga menyebabkan luka pada bagian tangan dan kaki serta gangguan pada penglihatan.
Peristiwa itu terjadi sesaat setelah korban menyelesaikan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia yang membahas isu militerisme dan pengujian terhadap Undang-Undang TNI.
Baca Juga: KontraS Desak Polisi Usut Tuntas Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus
Berdasarkan informasi awal, sekitar pukul 23.37 WIB korban sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I. Dua pelaku yang juga menggunakan sepeda motor kemudian mendekati korban dan menyiramkan air keras sebelum melarikan diri.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuhnya dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terkena cairan tersebut.
(Sumber: Antara)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (ANTARA/Ilham Kausar). (Antara)