Ntvnews.id, Jakarta - Omoda dan Jaecoo resmi meluncurkan Omoda O4 di Indonesia melalui ajang "Super AI Night" di Jakarta.
Menariknya, Indonesia dipilih sebagai negara pertama di dunia untuk peluncuran global mobil listrik terbaru ini sekaligus menjadi debut perdana teknologi Super AI Cockpit.
Mengusung slogan "First AI Car For Everyone", Omoda O4 menjadi kendaraan listrik yang mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam pengalaman berkendara sehari-hari.
Bukan sekadar menjalankan perintah suara, mobil ini dirancang mampu memahami kebutuhan pengguna, mempelajari kebiasaan berkendara, hingga mengenali kondisi emosional pengemudi.
Peluncuran Omoda O4 juga menandai diperkenalkannya strategi Dual Super Strategy dari Omoda dan Jaecoo yang menggabungkan Super Hybrid System (SHS) dengan teknologi Super Intelligent berbasis AI.
"Indonesia bukan hanya salah satu pasar otomotif dengan pertumbuhan tercepat di dunia, tetapi juga merupakan pasar yang sangat dinamis dan terbuka terhadap inovasi. Karena itu, kami dengan bangga memilih Indonesia sebagai negara pertama di dunia untuk peluncuran global Omoda O4 sekaligus debut Super AI Cockpit produksi massal kami," ujar Shawn Xu, CEO Omoda dan Jaecoo International.
Desain Cyber Mecha Bergaya Futuristis
Omoda O4 mengusung filosofi desain Cyber Mecha yang memadukan tampilan futuristis dengan karakter kendaraan listrik modern.
Eksteriornya tampil agresif melalui garis bodi tegas, lampu depan Cyber Lightning, serta desain aerodinamis yang memberikan kesan sporty sekaligus modern.
Masuk ke kabin, nuansa futuristis semakin terasa lewat konsep kokpit bergaya pesawat luar angkasa.
Interior dilengkapi tombol flip-start, layar sentuh berukuran besar, serta sistem hiburan yang sudah mendukung gim bawaan dan gamepad nirkabel untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih interaktif.
Shawn Xu, CEO of Omoda dan Jaecoo International. (Foto: Dok/Istimewa)
Super AI Cockpit dengan 10 AI Agent
Salah satu daya tarik utama Omoda O4 adalah hadirnya Super AI Cockpit yang dibangun menggunakan arsitektur Agentic AI dan didukung teknologi Large Language Model (LLM).
Berbeda dengan sistem infotainment konvensional, teknologi ini tidak hanya menjalankan perintah suara, tetapi mampu memahami konteks percakapan serta kebutuhan penggunanya.
Super AI Cockpit dibekali 10 AI Agent yang terbagi dalam dua kategori utama. Kategori pertama, Smarter Command Understanding, terdiri dari Central Agent yang memahami perintah kompleks, Vehicle Control Agent yang mampu menjalankan beberapa fungsi kendaraan secara bersamaan, Navigation Agent yang tetap memahami tujuan meski informasi lokasi tidak lengkap, serta Vehicle Assistant yang memantau kondisi kendaraan secara real time.
Sementara kategori Personalized Companionship menghadirkan pengalaman yang lebih personal melalui Creative Agent yang mampu membuat wallpaper sesuai preferensi pengguna, Customized Addressing Agent yang mempelajari cara pengguna ingin dipanggil, AI untuk rekomendasi musik, AI penyedia berita terkini, AI informasi olahraga, hingga AI teman berbincang selama perjalanan.
Ke depan, Omoda dan Jaecoo juga telah menyiapkan AI 2.0 yang membawa kemampuan baru seperti perencanaan perjalanan berbasis AI, pembelajaran gaya berkendara, pendamping virtual dengan teknologi voice cloning, avatar hewan peliharaan digital, hingga sistem hiburan berbasis AI yang lebih interaktif.
Baca Juga: Lepas L8 PHEV Dibanderol Rp589 Juta, SUV Premium dengan Daya Jelajah 1.300 Km
Baterai 65,05 kWh, Jarak Tempuh Hingga 553 Km
Sebagai kendaraan listrik murni, Omoda O4 menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 65,05 kWh.
Mobil listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 553 kilometer (NEDC) dalam sekali pengisian penuh.
Untuk pengisian daya, Omoda O4 telah mendukung DC Fast Charging 119 kW, sehingga baterai dapat terisi dari 20 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 22 menit.
Tenaga 160 kW, Akselerasi 0-100 Km/Jam 7,1 Detik
Dari sisi performa, Omoda O4 dibekali motor listrik bertenaga 160 kW dengan torsi maksimum 275 Nm.
Kombinasi tersebut memungkinkan mobil ini berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 7,1 detik, menghadirkan karakter akselerasi instan khas kendaraan listrik namun tetap nyaman digunakan untuk aktivitas harian.
Jim Ma, Business Unit Director of Omoda dan Jaecoo Indonesia. (Foto: Dok/Istimewa)
Indonesia Jadi Awal Ekspansi Global
Peluncuran Omoda O4 di Indonesia menjadi langkah awal ekspansi global teknologi Super AI Cockpit.
Omoda dan Jaecoo mengungkapkan teknologi tersebut akan mulai diperkenalkan ke pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah pada kuartal IV 2026, sebelum diterapkan ke seluruh lini produk mulai 2027.
Saat ini Omoda dan Jaecoo telah hadir di 77 negara dengan penjualan kumulatif mencapai 1 juta unit hanya dalam tiga tahun.
Di segmen kendaraan elektrifikasi, Super Hybrid System (SHS) juga mencatatkan prestasi sebagai merek PHEV dengan penjualan tertinggi di Inggris dan Polandia pada Juni 2026.
"Peluncuran Omoda O4 di Indonesia menjadi titik awal ekspansi global Super AI Cockpit kami. Ini juga menandai hadirnya Omoda dan Jaecoo sebagai satu identitas baru di Indonesia, yaitu Omoda dan JAECOO," kata Shawn Xu.
Dia menambahkan, sinergi kekuatan dua brand yang didukung visi yang sama menjadi landasan komitmen perusahaan untuk menghadirkan inovasi mobilitas cerdas yang lebih komprehensif bagi konsumen Indonesia, sekaligus menjadi pelopor masa depan Intelligent Mobility.
Hadir di GIIAS 2026
Selain memperkenalkan Omoda O4, Omoda dan Jaecoo juga menghadirkan ekosistem AI AiMOGA yang menampilkan robot humanoid Mornine dan robot anjing Argos.
Keduanya mendemonstrasikan kemampuan AI dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan bergerak secara real time sebagai gambaran masa depan mobilitas cerdas.
Masyarakat Indonesia dapat melihat langsung Omoda O4 pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Hall 9C, ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 30 Juli hingga 9 Agustus.
Omoda dan Jaecoo resmi meluncurkan Omoda O4 di Indonesia melalui ajang "Super AI Night" di Jakarta, pada Senin (27/7/2026). (Foto: Dok/Istimewa)