Panduan Inspeksi Kendaraan Komersial Pasca-Terpapar Abu Vulkanik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Sep 2026, 17:50
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Langkah-langkah inspeksi untuk kendaraan komersial yang terdampak abu vulkanik.Umum Teknisi memeriksa mesin kendaraan niaga di Jakarta, Senin (8/9/2026). Langkah-langkah inspeksi untuk kendaraan komersial yang terdampak abu vulkanik.Umum Teknisi memeriksa mesin kendaraan niaga di Jakarta, Senin (8/9/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Pengoperasian kendaraan komersial di wilayah yang terpapar sebaran abu vulkanik memerlukan perhatian ekstra pada sektor perawatan. Pemilik maupun operator armada diimbau untuk rutin menginspeksi dan membersihkan komponen kendaraan guna menjaga keandalan operasional serta fungsi tiap sistem.

Direktur Solusi Bisnis PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Anjar Rosjadi, membagikan panduan teknis mengenai langkah mitigasi yang perlu diterapkan saat armada beroperasi di area terdampak abu vulkanik.

1. Pemeriksaan Filter Udara Mesin
Karakteristik partikel abu vulkanik yang sangat halus berpotensi mempercepat penyumbatan pada filter udara dan menghambat pasokan udara menuju ruang bakar. Pengawasan rutin wajib dilakukan begitu armada usai melintasi kawasan terdampak.

"Udara kotor yang membawa debu atau abu vulkanik perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan beban kerja sistem penyaringan udara. Filter udara yang kotor perlu diperiksa dan ditangani sesuai dengan prosedur perawatan kendaraan," ujar Anjar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
 

2. Pengecekan Pipa dan Selang Saluran Udara
Seluruh sambungan pipa dan selang saluran udara yang mengarah ke mesin harus dipastikan terpasang presisi tanpa celah. Langkah ini penting guna mencegah kebocoran udara maupun masuknya abu ke dalam sistem pembakaran.

3. Inspeksi Sistem Pemasukan Udara (Air Intake)
Pada mesin yang menggunakan turbocharger, komponen air intake membutuhkan pemantauan khusus. Kebersihan area ini menjaga pergerakan kotoran tidak mengganggu atau merusak performa kerja mesin secara keseluruhan.

4. Teknik Pembersihan Kaca Depan yang Benar
Pembersihan kaca kendaraan yang tertutup abu vulkanik tidak boleh disapu langsung atau dibersihkan menggunakan wiper dalam kondisi kering. Sifat abu yang abrasif dapat memicu goresan permanen pada permukaan kaca.

"Selain komponen mesin, kebersihan kaca kendaraan juga tidak boleh diabaikan karena hal itu berhubungan langsung dengan jarak pandang pengemudi," jelas Anjar.

Prosedur pembersihan yang tepat dimulai dengan menyiram kaca menggunakan air mengalir agar endapan abu luruh. Setelah partikel halus terlepas sepenuhnya, pencucian baru dilanjutkan menggunakan sabun dan air bersih.
 

5. Inspeksi Komprehensif Secara Berkala
Pemeriksaan menyeluruh sangat disarankan bagi kendaraan komersial dengan intensitas penggunaan tinggi di daerah terpapar. Evaluasi komprehensif ini memastikan seluruh fungsi kendaraan terutama sistem sistem air intake dalam kondisi optimal sebelum kembali dikerahkan di jalan raya.
 
(Sumber: Antara)
 
x|close