Ntvnews.id, Tel Aviv - Militer Israel menggelar latihan militer berskala besar mulai Senin, 7 September 2026 waktu setempat. Latihan tersebut dirancang untuk menguji kesiapan pasukan dalam menghadapi berbagai kemungkinan serangan secara tiba-tiba.
Dilansir dari Anadolu Agency, Selasa, 8 September 2026, latihan berlangsung di wilayah Eliat yang berada di pesisir Laut Merah serta Lembah Arava di sepanjang perbatasan Israel dengan Yordania.
Latihan tersebut dipimpin Divisi ke-80 yang merupakan bagian dari Komando Selatan Angkatan Bersenjata Israel (IDF).
Militer Israel menyebut peningkatan aktivitas pasukan keamanan, pesawat tempur maupun pesawat militer, serta kapal angkatan laut telah mulai terlihat di kawasan latihan sejak Minggu, 6 September 2026 waktu setempat.
Dalam latihan itu, pasukan Israel akan menghadapi "berbagai skenario", termasuk kemungkinan serangan mendadak serta infiltrasi ke wilayah Israel melalui jalur udara, laut, maupun darat.
Israel tidak menjelaskan secara rinci durasi latihan tersebut. Militer hanya menyampaikan bahwa kegiatan itu akan berlangsung "selama beberapa hari ke depan".
Menurut militer Israel, latihan tersebut ditujukan untuk menguji sistem pertahanan di kawasan permukiman yang berada dekat perbatasan Yordania dan wilayah Eliat. Selain itu, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan pasukan serta mengoptimalkan kemampuan udara dan laut dalam memperkuat pertahanan kawasan.
Baca juga: 8 Negara Muslim Kecam Rencana Israel Pindahkan Warga Gaza
Militer Israel juga mengatakan latihan tersebut merupakan bagian dari "proses berkelanjutan untuk memperkuat kesiapan dan kompetensi, serta meninjau pelajaran yang diperoleh dari berbagai insiden pertempuran dan keamanan dalam beberapa tahun terakhir".
Latihan ini dilaksanakan sekitar satu pekan setelah Israel menggelar kegiatan serupa di Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki. Saat itu, Tel Aviv menyatakan latihan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan menghadapi kemungkinan "serangan mendadak dan kompleks".
Dalam beberapa bulan terakhir, kekhawatiran terkait potensi infiltrasi melalui perbatasan timur Israel juga semakin meningkat. Salah satu insiden terjadi pada Juni lalu ketika sumber-sumber militer Israel menyebut adanya upaya penyusupan melalui jalur laut menuju kawasan hotel di Eliat yang berhasil digagalkan.
Televisi swasta Israel, Channel 15, melaporkan bahwa Angkatan Laut Israel ketika itu mendeteksi seseorang yang mengendarai jet ski dan bergerak menuju kawasan hotel dari arah perbatasan Yordania.
Pasukan Israel kemudian melepaskan tembakan peringatan. Setelah pengendara tersebut tidak menghentikan laju kendaraannya, pasukan kembali melepaskan tembakan hingga akhirnya individu itu berbalik dan kembali menuju arah semula.
Pemerintah Yordania hingga kini belum memberikan tanggapan terkait pengumuman latihan militer besar yang dilakukan Israel di dekat wilayah perbatasannya tersebut.
Ilustrasi penangkapan anak-anak Palestina oleh tentara Israel. (ANTARA)