Mendagri: Prabowo Tak Tinggal Diam, Rumah Warga Korban Bencana akan Direnovasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Feb 2026, 21:45
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis, 5 Februari. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis, 5 Februari. (Istimewa)

Ntvnews.id, Tapanuli Selatan - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak tinggal diam. Pemerintah pusat bergerak cepat melakukan mobilisasi nasional dan memastikan renovasi serta pembangunan kembali rumah warga terdampak bencana, khususnya di Sumatera, menjadi prioritas utama.

“Nah, menghadapi situasi ini, Bapak Presiden sudah melakukan mobilisasi nasional. Semua kekuatan, TNI Polri, BNPB, Badan SAR, semua kementerian diperintahkan untuk bergerak menuju daerah-daerah bencana,” ujar Mendagri di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis, 5 Februari.

Menurut Mendagri, perhatian Presiden tidak hanya berhenti pada penanganan darurat, tetapi juga menyasar pemulihan kehidupan warga, khususnya terkait tempat tinggal. Pemerintah pusat, kata dia, memastikan negara hadir untuk membantu para korban.

“Jadi Bapak Presiden tidak tinggal diam. Beliau juga memperhatikan untuk membantu para korban,” tegasnya.

Dalam skema pemulihan, pemerintah menyiapkan dukungan konkret untuk renovasi rumah warga sesuai tingkat kerusakan. Bantuan tersebut meliputi rumah rusak ringan, sedang, hingga berat atau hilang. Untuk rumah kategori rusak ringan akan mendapatkan bantuan senilai Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta, dan rusak berat atau hilang Rp60 juta rupiah.

Baca Juga: Tito Karnavian Resmikan 1.300 Huntara untuk Korban Bencana Sumatera

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Peresmian Hunian Sementara Danantara di Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra, Kamis, 5 Februari 2026. <b>(Istimewa)</b> Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Peresmian Hunian Sementara Danantara di Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra, Kamis, 5 Februari 2026. (Istimewa)

Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Soroti Kondisi Jalan dan Ekonomi Pascabencana di Sumbar

Bagi rumah yang rusak berat atau tidak dapat dihuni kembali, kata Mendagri, pemerintah juga telah menyiapkan hunian tetap sebagai solusi jangka panjang. Selain itu, pemerintah juga menyediakan hunian sementara dan dana tunggu hunian bagi warga yang masih menunggu pembangunan rumah tetap atau memilih tinggal sementara di rumah keluarga maupun kontrakan.

“Maka pemerintah menyiapkan dua opsi. Opsi pertama adalah dibangunkan hunian sementara. Inilah namanya mereka diberikan anggaran uang, namanya dana tunggu hunian, DTH, 600 ribu kali 3 bulan sekaligus Rp1,8 (juta),” lanjutnya.

Mendagri menambahkan, anggaran untuk renovasi dan bantuan perumahan tersebut telah disetujui dan siap disalurkan melalui BNPB. “Intinya, anggaran ini sudah masuk minggu ini kepada BNPB, dan saya minta kepada Kepala BNPB untuk minggu depan tolong segera dieksekusi,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya data yang akurat dari pemerintah daerah agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran.

“Karena ini uang negara yang perlu dipertanggungjawabkan,” kata Mendagri, seraya menambahkan bahwa proses validasi data melibatkan Badan Pusat Statistik. Dengan langkah tersebut, Mendagri menegaskan, arahan Presiden Prabowo jelas: negara harus hadir, bergerak cepat, dan memastikan warga korban bencana mendapatkan kembali rumah yang layak dan aman.

x|close