Ntvnews.id, Sentul - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan peran strategis kelapa sawit dalam mewujudkan swasembada energi nasional.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (2/2/2026).
Dalam pidato lebih dari 2 jam Presiden memaparkan arah kebijakan strategis Pemerintah. Termasuk penguatan bio energi berbasis kelapa sawit sebagai upaya mengurangi ketergantungan energi.
Prabowo mengungkapkan tingginya permintaan minyak kelapa sawit mentah atau CPO terjadi di banyak negara yang ia kunjungi. Dan dinilai menjadi komoditas kunci bagi pangan dan energi dunia
Dalam kesempatan itu Prabowo juga menyebut kelapa sawit sebagai miracle crop bagi rakyat Indonesia.
Presiden juga menegaskan swasembada pangan dan energi menjadi kunci untuk mengubah aliran ekonomi agar berpihak pada rakyat dan desa.
Prabowo Subianto di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah (NTVnews)
"Kemudian swasembada energi. Harus! Nanti ada kelompok apa bisa? Bisa! Kita sudah hitung, kita punya kelebihan-kelebihan luar biasa," kata Prabowo.
Baca juga: Prabowo: Kita Tidak Bermimpi Jadi Negara Kaya, Tapi...
"Kenapa kelapa sawit bagi saya, saya katakan itu miracle crop. It is a miracle crop," tandasnya.
Prabowo menyebut ada kelompok nyinyir kenapa kelapa sawit.
"Loh Prabowo mau bikin kelapa sawit? Iya untuk rakyat Indonesia," tegasnya.
Ia memaparkan kelapa sawit itu tidak hanya untuk minyak goreng. Tetapi memiliki potensi yang multi guna untuk berbagai produk.
"Saya ke dunia keliling-keliling. Hampir semua pemimpin negara minta ke saya, 'Kami mohon Indonesia. Tolong supply kelapa sawit. CPO.' Saya ke Mesir, saya ke Pakistan, saya ke Rusia, saya ke Belarus. Di mana-mana. Tolong kelapa sawit. Artinya it's a very strategic commodity," ungkapnya.
"Karena dari kelapa sawit kita bisa punya puluhan derivatif. Cat dinding butuh kelapa sawit. Makanan, roti harus pakai minyak kelapa sawit, dan sebagainya, dan sebagainya, dan sebagainya. Sabun. Berapa miliar rakyat dunia harus mandi tiap hari, kecuali yang malas mandi. Kadang-kadang pasukan komando mandinya sekali dua minggu," pungkasnya.
Presiden Prabowo Subianto pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. (Sekertariat Kepresidenan)