PBB Belum Terima Informasi Resmi Soal Pembukaan Penyeberangan Rafah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jan 2026, 17:05
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Staf Bulan Sabit Merah Mesir berdiri di dekat truk-truk pengangkut bantuan kemanusiaan saat memasuki Jalur Gaza dari sisi Mesir di perbatasan Rafah pada 12 Oktober 2025. Staf Bulan Sabit Merah Mesir berdiri di dekat truk-truk pengangkut bantuan kemanusiaan saat memasuki Jalur Gaza dari sisi Mesir di perbatasan Rafah pada 12 Oktober 2025. (Antara)

Ntvnews.id, PBB - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan hingga kini belum menerima informasi resmi terkait rencana pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir, dan masih terus menjalin komunikasi dengan otoritas Israel.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan pihaknya telah mencermati berbagai laporan yang beredar, namun belum memperoleh kepastian mengenai rencana tersebut. Pernyataan itu disampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan di markas PBB, Selasa, 27 Januari 2026.

"Tidak… kami terus berhubungan dengan otoritas Israel. Kami sudah melihat berbagai laporan, tetapi kami belum diberikan informasi pastinya," kata Dujarric.

Ia kembali menegaskan bahwa PBB mendorong agar penyeberangan Rafah dapat kembali dibuka, terutama untuk mendukung pengiriman bantuan kemanusiaan dan memberikan akses keluar-masuk bagi warga Palestina dari dan menuju Jalur Gaza.

Baca Juga: Israel Buka Perbatasan Rafah untuk Warga Gaza Pergi ke Mesir

Sebelumnya, Kepala Komite Nasional untuk Administrasi Gaza Ali Shaath menyebutkan bahwa penyeberangan Rafah di perbatasan wilayah Palestina dan Mesir akan segera dibuka dari dua arah.

Pada awal Januari 2026, utusan khusus Presiden Amerika Serikat Steve Witkoff mengumumkan dimulainya tahap kedua dari rencana 20 poin Presiden Donald Trump untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza.

Tahap kedua tersebut akan difokuskan pada transisi pascagencatan senjata, termasuk upaya menuju demiliterisasi, pembentukan pemerintahan teknokratis, serta proses rekonstruksi wilayah Gaza.

Baca Juga: Israel Tunda Pembukaan Perlintasan Rafah ke Jalur Gaza di Tengah Gencatan Senjata

(Sumber: Antara) 

x|close