Kanada Kucurkan Rp51 Miliar untuk Perkuat Kemitraan Strategis dengan ASEAN

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jan 2026, 13:41
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kiri-kanan: Duta Besar Kanada untuk ASEAN Ambra Dickie, Sekretaris Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional Randeep Sarai, dan Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026. (ANTARA/Cindy Kiri-kanan: Duta Besar Kanada untuk ASEAN Ambra Dickie, Sekretaris Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional Randeep Sarai, dan Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026. (ANTARA/Cindy (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kanada memperkuat kemitraan strategis dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dengan mengumumkan pendanaan sebesar 4,2 juta dolar Kanada atau sekitar Rp51 miliar melalui Dana Perwalian Rencana Aksi ASEAN-Kanada.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026, Sekretaris Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional Randeep Sarai menyampaikan bahwa pendanaan tersebut merupakan bagian dari total kontribusi Kanada sebesar 11,7 juta dolar Kanada atau sekitar Rp141,6 miliar melalui Dana Perwalian Rencana Aksi ASEAN-Kanada.

“Kanada akan menyediakan $4,2 juta untuk mendukung beberapa inisiatif baru yang akan membantu memperkuat standar pertanian dan keamanan pangan ASEAN, mempromosikan tata kelola AI yang bertanggung jawab, berkontribusi pada penelitian tentang ekonomi digital ASEAN, termasuk kejahatan siber dan daring,” kata Sarai.

Dari total pendanaan tersebut, sebesar 385 ribu dolar Kanada atau sekitar Rp4,6 miliar akan dialokasikan untuk mendukung pengembangan ASEAN Socio-Cultural Development Outlook Volume 2 selama satu tahun.

Pendanaan itu akan menopang riset yang dilakukan oleh The Asia Foundation dengan fokus pada megatren digitalisasi, termasuk isu kejahatan siber, penipuan daring, misinformasi, serta kesenjangan digital di kawasan ASEAN.

Baca Juga: Indonesia Tekankan Pentingnya Kerja Sama Konkret dalam Kemitraan Strategis ASEAN–Uni Eropa

Selain itu, Kanada juga akan menyalurkan dana sebesar 1,8 juta dolar Kanada atau sekitar Rp21,8 miliar selama dua tahun untuk mendukung inisiatif “Canada & ASEAN AI Connect: Kemitraan dengan Kanada tentang tata kelola AI yang bertanggung jawab.”

Program tersebut bertujuan meningkatkan kolaborasi regional serta kerja sama ASEAN-Kanada dalam isu tata kelola kecerdasan buatan yang bertanggung jawab, selaras dengan kerangka kerja internasional, dan diperkuat melalui bantuan teknis.

Pendanaan lainnya sebesar 659 ribu dolar Kanada atau sekitar Rp7,9 miliar akan digunakan untuk program Pertukaran Kanada-ASEAN guna mewujudkan sistem pangan yang lebih aman serta memperluas peluang perdagangan pertanian selama satu tahun.

Inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas regional ASEAN dalam menerapkan standar keamanan pangan dan pertanian berbasis sains yang harmonis melalui pertukaran teknis antara Kanada dan ASEAN.

Baca Juga: Indonesia Dorong Dialog Damai Kamboja–Thailand di Pertemuan Khusus Menlu ASEAN

Sementara itu, dana sebesar 1,4 juta dolar Kanada atau sekitar Rp16,9 miliar akan dialokasikan untuk studi mengenai percepatan dekarbonisasi demi meningkatkan daya saing ASEAN, khususnya melalui penerapan teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon atau CCU/S di pusat-pusat industri kawasan selama satu tahun.

Studi tersebut bertujuan mendukung penelitian yang dipimpin oleh Pusat Energi ASEAN guna mempercepat penerapan teknologi CCU/S di berbagai kawasan industri di negara-negara ASEAN.

(Sumber: Antara) 

x|close