UA Kecam Pengakuan Israel Atas Somaliland, Minta Segera Dicabut

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jan 2026, 14:28
thumbnail-author
Satria Angkasa
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi bendera Somalia. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu) Ilustrasi bendera Somalia. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu) (Antara)

Ntvnews.id, Addis Ababa - Uni Afrika (UA) menyatakan kecaman keras sekaligus penolakan terhadap pengakuan sepihak Israel atas “yang disebut Republik Somaliland” dan menyerukan agar langkah tersebut segera dibatalkan.

Sikap itu disampaikan Dewan Perdamaian dan Keamanan UA melalui sebuah komunike yang dirilis pada Selasa, 6 Januari 2026, setelah menggelar pertemuan tingkat menteri yang membahas upaya menjaga kedaulatan, integritas teritorial, persatuan, dan stabilitas Somalia.

Dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa tidak ada pihak mana pun yang memiliki kewenangan atau legitimasi untuk mengubah konfigurasi teritorial negara anggota UA. Dewan juga menegaskan bahwa pernyataan atau tindakan semacam itu dinilai “tidak sah, batal, dan tidak memiliki kekuatan hukum menurut hukum internasional”.

Blok kontinental yang menaungi 55 negara itu selanjutnya menekankan bahwa tindakan pengakuan sepihak berpotensi mengancam perdamaian dan stabilitas Afrika, khususnya di kawasan Tanduk Afrika. Selain itu, langkah tersebut dinilai dapat menghambat inisiatif keamanan bersama serta menciptakan preseden yang tidak dapat diterima karena bertentangan dengan prinsip-prinsip yang telah disepakati.

Baca Juga: Presiden Somalia Nilai Pengakuan Israel atas Somaliland Aneh dan Berbahaya

Dewan Perdamaian dan Keamanan UA juga mendorong kelanjutan dialog di Somalia, seraya menegaskan bahwa pendekatan tersebut merupakan satu-satunya jalan yang dapat diterima dan layak untuk mencapai solusi bersama atas perbedaan apa pun yang mungkin muncul antara pemerintah federal dan negara-negara bagian.

Sebagaimana diketahui, pada 26 Desember 2025 Israel menjadi negara pertama di dunia yang secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat, sebuah langkah yang segera memicu kecaman dari Pemerintah Somalia serta komunitas internasional.

(Sumber: Antara)

x|close