Terdesak Kepungan Warga, Maling Nekat Sandera Emak-Emak dengan Sajam di Labuhan Batu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Jan 2026, 09:53
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Pelaku Pencurian Sandera Ibu-ibu di Sumut Pelaku Pencurian Sandera Ibu-ibu di Sumut (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Aksi nekat seorang terduga pelaku pencurian membuat situasi mencekam di Lingkungan Kampung Jawa Tekongan Gereja, Kotapinang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara, Selasa, 6 Januari 2026.

Terdesak kepungan warga setelah aksinya terbongkar, pelaku justru mengambil langkah berbahaya dengan menjadikan seorang ibu sebagai sandera. Kepanikan maling tersebut berubah menjadi ancaman serius ketika ia mengeluarkan senjata tajam dan mengacung-acungkannya ke arah warga, sambil menahan sang emak-emak di hadapannya.

Aksi tersebut membuat situasi semakin tegang, karena keselamatan sandera berada dalam kondisi sangat rawan. Dalam posisi terpojok, pelaku terus berusaha melindungi diri dengan menjadikan korban sebagai tameng.

Baca Juga: Trump Umumkan Venezuela Serahkan 30–50 Juta Barel Minyak ke AS Gegara Sanksi

Warga yang telah mengepung lokasi memilih bersikap hati-hati. Bersama aparat kepolisian, mereka berupaya menenangkan situasi dengan melakukan negosiasi agar pelaku melepaskan sandera tanpa menimbulkan korban.

Ketegangan berlangsung cukup lama hingga akhirnya pelaku mulai kehilangan kewaspadaan. Momen tersebut dimanfaatkan oleh warga yang sejak awal telah bersiaga. Dengan sigap, pelaku berhasil dilumpuhkan dan diamankan oleh Mamek dari Kampung Banjar Dua bersama Gunawan Pane.

Upaya penyelamatan itu memastikan sang ibu yang disandera terbebas dari ancaman senjata tajam dan tidak mengalami luka. Situasi yang sempat mengkhawatirkan pun berakhir tanpa adanya korban jiwa.

Baca Juga: Manohara Putuskan Hubungan dengan Ibu Kandungnya

“Sandera berhasil diselamatkan dan pelaku kini diamankan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” terang sumber setempat.

Insiden ini memperlihatkan bagaimana tindakan nekat pelaku justru memperburuk keadaannya sendiri, sekaligus menunjukkan kewaspadaan dan kesiapan warga dalam menghadapi situasi darurat yang membahayakan keselamatan masyarakat.

HIGHLIGHT

x|close