Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara (Jakut) AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar menyampaikan korban berinisial ASJ (22), yang sebelumnya kritis saat ditemukan di lokasi tewasnya tiga orang di Warakas, Tanjung Priok, pada Jumat, 2 Januari 2026, kini kondisinya mulai membaik.
“Kami mendapatkan info kondisi sudah berangsur membaik, dan tentunya yang bersangkutan nantinya akan kita lakukan pemeriksaan,” kata Onkoseno di Jakarta, Senin, 5 Januari 2026.
Onkoseno menambahkan, korban secara perlahan sudah dimintai keterangan terbatas karena kondisinya belum pulih sepenuhnya.
“Ke depan, masih akan kita lakukan pemeriksaan,” ujarnya.
Baca Juga: Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Periksa 10 Saksi
Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi. Sebanyak 10 saksi telah diperiksa, dan jumlahnya kemungkinan masih bertambah.
Selain itu, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik RS Polri untuk mendapatkan bukti pendukung lainnya.
"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk menemukan bukti-bukti pendukung lainnya,” tutur Onkoseno.
Terkait kemungkinan adanya racun, Onkoseno menyampaikan, laboratorium sedang meneliti apakah korban meminum zat berbahaya.
“Untuk racun diminum atau tidak, nah, itu yang sedang diteliti di laboratorium,” ungkapnya.
Baca Juga: Kasat Reskrim: Penyebab Kematian 3 Orang di Warakas Belum Diketahui
Pihak kepolisian juga menyoroti temuan makanan dan minuman di lokasi kejadian.
“Karena yang kami bandingkan adalah dari yang makanan dan minuman yang ada maupun yang sudah masuk ke dalam tubuh korban,” terang Onkoseno.
Polisi belum dapat memastikan kandungan zat berbahaya, termasuk kemungkinan sianida, dan terus mendalami apakah ada indikasi tindak pidana dalam kasus ini.
Sebelumnya, tiga orang terdiri atas dua perempuan dan satu anak laki-laki ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakan di Jalan Warakas 5, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat, 2 Januari 2026, pagi.
Korban yang meninggal adalah AAB (13), SS (50), dan AAL (27), sedangkan ASJ (22) menjadi korban yang selamat dan dirawat di RSUD Koja.
(Sumber: Antara)
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar (tengah) didampingi Kanit Resmob AKP Seno (kiri) dan Kanit Jatanras AKP Gustiyana (kanan) memberikan keterangan kepada awak media di Polres Metro Jakarta Utara, Senin, 5 Januari 2026. (ANTARA/Mario Sofia Nasution). (Antara)