Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Periksa 10 Saksi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jan 2026, 14:45
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar menjelaskan kasus tewasnya tiga orang di kontrakan yang ada di Jalan Warakas, Tanjung Priok, pada Jumat, 2 Januari 2026. ANTARA/Mario Sofia Nasution Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar menjelaskan kasus tewasnya tiga orang di kontrakan yang ada di Jalan Warakas, Tanjung Priok, pada Jumat, 2 Januari 2026. ANTARA/Mario Sofia Nasution (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara telah memeriksa 10 orang terkait peristiwa meninggalnya tiga orang yang terdiri atas seorang ibu berinisial SS (50) serta dua anaknya berinisial AAB (13) dan AAL (27) di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas 5 Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar mengatakan dari jumlah tersebut, empat orang telah dimintai keterangan sebagai saksi.

“Total ada 10 orang yang diperiksa dan yang dijadikan saksi dalam kasus ini baru empat orang,” kata Onkoseno di Jakarta, Minggu, 4 Januari 2026.

Ia menambahkan, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan autopsi dari Rumah Sakit Polri untuk mengetahui penyebab kematian para korban.

“Hasil pemeriksaan masih belum keluar,” katanya.

Baca Juga: Kasat Reskrim: Penyebab Kematian 3 Orang di Warakas Belum Diketahui

Menurut Onkoseno, penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara, pengumpulan barang bukti, serta pendalaman keterangan saksi.

“Kami masih bekerja untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketiga korban pertama kali ditemukan oleh seorang anak korban yang baru pulang ke rumah. Saat membuka pintu kontrakan, ia mendapati seluruh anggota keluarganya dalam kondisi tergeletak di dalam ruangan.

“Anak ini menemukan ketiga jasad dalam kondisi mulut mengeluarkan busa dan ada ruam di tubuhnya,” kata dia.

Pihak kepolisian masih menelusuri penyebab munculnya busa di mulut serta ruam yang ditemukan pada jasad para korban.

“Proses penyelidikan masih berjalan dan kami masih melakukan analisa terkait kasus ini,” kata Onkoseno.

Baca Juga: Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Tewasnya Satu Keluarga di Warakas

Dalam proses penyelidikan, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa botol minuman, bungkus makanan, seprai, serta pakaian korban.

“Barang bukti ini kami kumpulkan untuk melengkapi penyelidikan,” katanya.

Sebelumnya, tiga orang yang terdiri atas dua perempuan dan satu anak laki-laki ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di kawasan Jalan Warakas 5 Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat, 2 Januari 2026, pagi.

Satu orang lainnya dinyatakan selamat dan dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis. Korban meninggal dunia masing-masing berinisial AAB (13), SS (50), dan AAL (27), sementara korban selamat adalah pria berinisial ASJ (22).

(Sumber: Antara) 

HIGHLIGHT

x|close