Identitas Mayat Perempuan 17 Tahun Asal Nganjuk yang Ditemukan Tewas di Sungai Jilu Malang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Feb 2026, 12:53
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi mayat. Ilustrasi mayat. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Warga Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan kepastian terkait identitas jasad perempuan yang sebelumnya ditemukan tanpa busana di aliran Sungai Jilu. Setelah melalui proses identifikasi forensik, korban dipastikan merupakan seorang remaja perempuan berusia 17 tahun asal Kabupaten Nganjuk yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Sebelumnya, penemuan jasad tersebut sempat menggemparkan masyarakat setempat. Tubuh korban ditemukan warga pada Selasa (17/2/2026) dalam kondisi mengenaskan, dengan tangan terikat dan mulut tersumpal. Kondisi itu memunculkan dugaan kuat adanya tindak kekerasan.

Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, menjelaskan bahwa kepastian identitas korban diperoleh melalui prosedur ilmiah yang ketat. Tim Inafis Satreskrim Polres Malang melakukan serangkaian pemeriksaan forensik, termasuk uji DNA untuk mencocokkan data dengan laporan keluarga.

Baca Juga: Resmob Bareskrim Polri Turun Tangan, Usut Kasus Mayat Wanita Tanpa Busana di Malang

"Identitas korban berhasil kami pastikan melalui pemeriksaan DNA dan pencocokan data oleh tim Inafis Satreskrim Polres Malang. Korban merupakan perempuan berusia 17 tahun asal Nganjuk," ujar Muhammad Taat Resdi kepada wartawan, Sabtu (21/2/2026).

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sempat bertemu seorang temannya di wilayah Kota Malang. Setelah pertemuan tersebut, korban tidak lagi dapat dihubungi, hingga akhirnya pihak keluarga melaporkan kehilangan ke kepolisian.

Menyikapi dugaan kuat tindak pembunuhan, kepolisian segera membentuk tim gabungan untuk mempercepat pengungkapan kasus. Satuan Reserse Kriminal Polres Malang bekerja sama dengan Resmob Bareskrim Polri serta tim Jatanras Polda Jawa Timur dalam melakukan penyelidikan intensif.

Tim Resmob Bareskrim Polri yang dipimpin Kasatresmob Bareskrim Polri Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi turun langsung membantu proses investigasi di lapangan. Sementara itu, tim Jatanras Polda Jatim di bawah pimpinan AKBP Arbaridi Jumhur turut memperkuat langkah penyidikan.

Penanganan teknis di lokasi penemuan jasad dikoordinasikan Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar. Fokus utama penyidik saat ini adalah memastikan seluruh rangkaian pembuktian berjalan sistematis guna mengungkap pelaku.

Baca Juga: Pemotor Lawan Arus di Pakansari Tabrak Pengendara Lain, 1 Orang Tewas

"Kasus ini menjadi atensi serius. Kami bekerja bersama tim gabungan Satresmob Bareskrim Polri dan Jatanras Polda Jatim untuk mengungkap pelaku dan memastikan proses hukum berjalan tuntas," sebutnya.

Hingga kini, tim gabungan dari Polres Malang, Polda Jatim, dan Bareskrim Polri masih bergerak mengumpulkan bukti serta memburu pihak yang diduga bertanggung jawab atas kematian korban. Aparat memastikan proses penyelidikan dan penyidikan terus digenjot demi mengungkap kasus secara menyeluruh.

"Kami pastikan proses penyelidikan dan penyidikan berjalan maksimal. Tim gabungan saat ini terus bekerja mengumpulkan alat bukti dan memburu pelaku. Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini," pungkas Taat.

x|close